225 hektare lahan pertanian mengering
Rabu, 08 Agustus 2012 - 09:00 WIB
225 hektare lahan pertanian mengering
A
A
A
Sindonews.com - Seluas 225 hektare lahan pertanian di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang mengalami kekeringan karena hujan tidak turun sejak tiga bulan terakhir.
Tanaman pertanian seperti jagung menjadi tumbuh kerdil, daunnya menguning, dan terancam mati karena kekurangan air.
“Ya, tidak bisa diapa- apakan lagi,” ujar Sumadi, 50, petani warga Rowosari, Selasa 7 agustus 2012.
Dia menambahkan, sebagian besar warga Rowosari menggantungkan hidup dari hasil pertanian.
Camat Tembalang Pravarta Sadman mengaku di wilayahnya ada dua kelurahan yang rawan kekeringan, yakni Mangunharjo dan Rowosari. Lahan pertanian di daerah itu memang tidak bisa mendapatkan pengairan karena tidak adanya saluran irigasi. Namun, untuk kebutuhan air bersih, warga dibantu dengan sumur artetis.
Tanaman pertanian seperti jagung menjadi tumbuh kerdil, daunnya menguning, dan terancam mati karena kekurangan air.
“Ya, tidak bisa diapa- apakan lagi,” ujar Sumadi, 50, petani warga Rowosari, Selasa 7 agustus 2012.
Dia menambahkan, sebagian besar warga Rowosari menggantungkan hidup dari hasil pertanian.
Camat Tembalang Pravarta Sadman mengaku di wilayahnya ada dua kelurahan yang rawan kekeringan, yakni Mangunharjo dan Rowosari. Lahan pertanian di daerah itu memang tidak bisa mendapatkan pengairan karena tidak adanya saluran irigasi. Namun, untuk kebutuhan air bersih, warga dibantu dengan sumur artetis.
(azh)