Jokowi-Ahok andalkan komunikasi kasih sayang
Selasa, 07 Agustus 2012 - 11:33 WIB
Jokowi-Ahok andalkan komunikasi kasih sayang
A
A
A
Sindonews.com - Komunikasi dengan pendekatan kasih sayang kepada masyarakat yang dikembangkan tim sukses pasangan Jokowi-Basuki terbukti efektif dalam mendulang suara di putaran pertama Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
Untuk itu, dalam putaran kedua pasangan Jokowi-Basuki akan mempertajam kembali srategi tersebut.
"Komunikasi kasih sayang adalah komunikasi yang bersifat positif dan konstruktif, serta menghindari menggunakan komunikasi yang negatif dan destruktif," kata Koordinator Media Center Tim Kampanye Jokowi-Basuki Budi Purnomo Karjodihardjo di Jakarta, Selasa (7/8/2012).
Dengan demikian, tidak banyak strategi yang akan dihadapi pasangan ini untuk berhadapan dengan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
"Kita tidak akan mengeluarkan strategi baru dalam program komunikasinya. Seperti putaran pertama, kami akan mengimplementasikan strategi komunikasi kasih sayang," jelasnya.
Di sisi lain, Budi merespon positif hasil analisis riset yang dilakukan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang dilakukan periode 1 Juli sampai dengan 31 Juli 2012, menunjukkan hasil riset bahwa pasangan Jokowi-Basuki tampak populer dalam pemberitaan.
"Ini menunjukkan bahwa pasangan ini menerima pemberitaan yang positif," sebutnya.
Budi berkeyakinan dukungan media yang lebih optimal lagi di putaran kedua Pilgub DKI ini akan semakin banyak warga Jakarta yang mengetahui informasi penting bagi Jakarta yang lebih baik.
"Tanpa dukungan pers tentu kami juga tidak mudah menyampaikan informasi, program, ataupun kampanye yang efektif dan efisien," pungkasnya.
Untuk itu, dalam putaran kedua pasangan Jokowi-Basuki akan mempertajam kembali srategi tersebut.
"Komunikasi kasih sayang adalah komunikasi yang bersifat positif dan konstruktif, serta menghindari menggunakan komunikasi yang negatif dan destruktif," kata Koordinator Media Center Tim Kampanye Jokowi-Basuki Budi Purnomo Karjodihardjo di Jakarta, Selasa (7/8/2012).
Dengan demikian, tidak banyak strategi yang akan dihadapi pasangan ini untuk berhadapan dengan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
"Kita tidak akan mengeluarkan strategi baru dalam program komunikasinya. Seperti putaran pertama, kami akan mengimplementasikan strategi komunikasi kasih sayang," jelasnya.
Di sisi lain, Budi merespon positif hasil analisis riset yang dilakukan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang dilakukan periode 1 Juli sampai dengan 31 Juli 2012, menunjukkan hasil riset bahwa pasangan Jokowi-Basuki tampak populer dalam pemberitaan.
"Ini menunjukkan bahwa pasangan ini menerima pemberitaan yang positif," sebutnya.
Budi berkeyakinan dukungan media yang lebih optimal lagi di putaran kedua Pilgub DKI ini akan semakin banyak warga Jakarta yang mengetahui informasi penting bagi Jakarta yang lebih baik.
"Tanpa dukungan pers tentu kami juga tidak mudah menyampaikan informasi, program, ataupun kampanye yang efektif dan efisien," pungkasnya.
(ysw)