Aparat gabungan bersihkan sisa material banjir Ambon
Minggu, 05 Agustus 2012 - 12:03 WIB
Aparat gabungan bersihkan sisa material banjir Ambon
A
A
A
Sindonews.com - Ribuan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri dikerahkan untuk membersihkan sampah material lumpur musibah banjir dan longsor di Kota Ambon. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penularan berbagai penyakit akibat sampah dan material lumpur musibah tersebut.
Pembersihan ini dilakukan di sembilan titik lokasi banjir dan longsor. Salah satu lokasi terparah adalah di kawasan Batumerah Dalam Kota Ambon. Di lokasi Batumerah Dalam ini, aparat TNI dan Polri berusaha membersihkan tumpukan sampah dan luberan lumpur material banjir di jalan-jalan.
Di hari kelima musibah banjir dan tanah longsor sampah-sampah dan material banjir ini mengancam kesehatan warga korban musibah di Kota Ambon aparat juga membersihkan rumah-rumah warga yang masih terendam luberan lumpur banjir dan sampah yang berserakan.
Namun upaya pembersihan ini terkendala kekurangan air bersih serta mobil pengangkut sampah padahal sudah dikerahkan 25 mobil truk dan sampah.
Komandan Korem 151 Binaiya, Kolonel Infanteri Asep Kurnaidi menyatakan pembersihan sampah dan material banjir ini dilakukan untuk mencegah tertularnya berbagai penyakit yang kini mulai diderita warga korban banjir dan longsor.
"Kami kerahkan aparat untuk membersihkan sampah yang luar biasa banyak di sejumlah kawasan banjir dan longsor, kami kuatir akan menjadi sumber penyakit bagi warga dan para pengungsi ini," kata Asep menjelaskan Minggu (5/8/2012).
Karena sampah dan material banjir berada di dekat lokasi pengungsian Asep menyatakan pembersihan akan dilakukan hingga sampah dan material banjir tidak ada lagi di lokasi musibah sampah banjir ini. Ribuan kubik sampah ini akan dibuang ke sejumlah lokasi pembuangan sampah di Kota Ambon.
Pembersihan ini dilakukan di sembilan titik lokasi banjir dan longsor. Salah satu lokasi terparah adalah di kawasan Batumerah Dalam Kota Ambon. Di lokasi Batumerah Dalam ini, aparat TNI dan Polri berusaha membersihkan tumpukan sampah dan luberan lumpur material banjir di jalan-jalan.
Di hari kelima musibah banjir dan tanah longsor sampah-sampah dan material banjir ini mengancam kesehatan warga korban musibah di Kota Ambon aparat juga membersihkan rumah-rumah warga yang masih terendam luberan lumpur banjir dan sampah yang berserakan.
Namun upaya pembersihan ini terkendala kekurangan air bersih serta mobil pengangkut sampah padahal sudah dikerahkan 25 mobil truk dan sampah.
Komandan Korem 151 Binaiya, Kolonel Infanteri Asep Kurnaidi menyatakan pembersihan sampah dan material banjir ini dilakukan untuk mencegah tertularnya berbagai penyakit yang kini mulai diderita warga korban banjir dan longsor.
"Kami kerahkan aparat untuk membersihkan sampah yang luar biasa banyak di sejumlah kawasan banjir dan longsor, kami kuatir akan menjadi sumber penyakit bagi warga dan para pengungsi ini," kata Asep menjelaskan Minggu (5/8/2012).
Karena sampah dan material banjir berada di dekat lokasi pengungsian Asep menyatakan pembersihan akan dilakukan hingga sampah dan material banjir tidak ada lagi di lokasi musibah sampah banjir ini. Ribuan kubik sampah ini akan dibuang ke sejumlah lokasi pembuangan sampah di Kota Ambon.
(azh)