Rampok kembali beraksi di Aceh, 2 kritis
Selasa, 31 Juli 2012 - 20:38 WIB
Rampok kembali beraksi di Aceh, 2 kritis
A
A
A
Sindonews.com - Perampokan di bulan Ramadan kembali terjadi. Pelaku melakukan perampokan di Kios di Desa Puuk, Kecamatan Samalangga. Akibatnya, dua warga kritis dan dilarikan ke Puskesmas Samalanga, Bireuen, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Korban yakni Muhammad Yasin (50), dan ibunya Fatimah binti Gamcut (80) tahun. Pelaku memukul korban dengan menggunakan benda tumpul hingga menyebabkan luka parah pada bagian kepala.
Kendati hanya membawa kabur 10 pak rokok dan uang Rp300 ribu, namun para pelaku tega melakukan kekerasan hingga korban kritis.
Kapolsek Samalanga AKP Mawardi mengatakan pihaknya mengaku belum mengetahui jumlah pelaku. Ia memastikan kebenaran perampokan terjadi di wilayahnya. Menurutnya, pelaku menggunakan sepeda motor.
“Kemungkinan pelaku sudah mengincar korban, karena menurut orang sekitar Ibu Fatimah sering pakai emas. Pelaku diduga mengincar emas itu,” kata Mawardi menjelaskan kepada wartawan, Selasa (31/7/2012).
Ia menduga akibat gagal merampas emas milik korban, pelaku kemudian melakukan kekerasan. “Pelaku tidak berhasil mendapatkan emas itu sehingga menganiaya korban," jelasnya.
Beberapa waktu lalu, Pengadaian Syariah unit Batoh di jalan Muhammad Hasan, Kota Banda Aceh dirampok empat pria. Sedikitnya Rp94 juta dan sejumlah perhiasan milik nasabah dibawa kabur. Akibat peristiwa tersebut pegadaian mengalami kerugian Rp1,8 miliar.
Korban yakni Muhammad Yasin (50), dan ibunya Fatimah binti Gamcut (80) tahun. Pelaku memukul korban dengan menggunakan benda tumpul hingga menyebabkan luka parah pada bagian kepala.
Kendati hanya membawa kabur 10 pak rokok dan uang Rp300 ribu, namun para pelaku tega melakukan kekerasan hingga korban kritis.
Kapolsek Samalanga AKP Mawardi mengatakan pihaknya mengaku belum mengetahui jumlah pelaku. Ia memastikan kebenaran perampokan terjadi di wilayahnya. Menurutnya, pelaku menggunakan sepeda motor.
“Kemungkinan pelaku sudah mengincar korban, karena menurut orang sekitar Ibu Fatimah sering pakai emas. Pelaku diduga mengincar emas itu,” kata Mawardi menjelaskan kepada wartawan, Selasa (31/7/2012).
Ia menduga akibat gagal merampas emas milik korban, pelaku kemudian melakukan kekerasan. “Pelaku tidak berhasil mendapatkan emas itu sehingga menganiaya korban," jelasnya.
Beberapa waktu lalu, Pengadaian Syariah unit Batoh di jalan Muhammad Hasan, Kota Banda Aceh dirampok empat pria. Sedikitnya Rp94 juta dan sejumlah perhiasan milik nasabah dibawa kabur. Akibat peristiwa tersebut pegadaian mengalami kerugian Rp1,8 miliar.
(azh)