Polda Metro tembak anggota TNI
Senin, 23 Juli 2012 - 16:54 WIB
Polda Metro tembak anggota TNI
A
A
A
Sindonews.com - Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sindikat penjualan mobil curian. Sindikat mobil curian tersebut melibatkan tiga tersangka, dua di antaranya anggota TNI AD berinisial SK dan MS serta LH dari warga sipil.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, ketiga tersangka ditangkap di Rest Area Jalan Tol Cikarang Timur, Bekasi, Jumat 20 Juli. Saat ditangkap, satu tersangka (SK) terpaksa ditembak kakinya lantaran melarikan diri.
"Penangkapan ini berawal dari informasi dari warga, kemudian kami tindak lanjuti," jelas Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/7/2012).
Menurut Rikwanto, untuk menangkap para tersangka itu bukan perkara mudah. Tim dari Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Ipda S Rudianto lebih dulu menyamar sebagai pembeli mobil.
Antara polisi dan tersangka menyepakati pertemuan di Rest Area Tol Cikarang.
Di situlah, polisi berpura-pura membeli mobil. Saat bertransaksi ketiganya langsung ditangkap. Namun SK berusaha kabur dengan cara menyeberang Jalan Tol.
Petugas mengejar, tembakan peringatan pun tiga kali dilepas ke udara, tapi SK tak menggubris. Petugas menyarangkan timah panas ke paha kiri hingga SK jatuh tersungkur.
"Waktu ditembak dia masih tetap berusaha kabur, tapi akhirnya berhasil kami lumpuhkan," terang Rikwanto.
Selain tersangka, petugas juga menyita barang bukti diduga hasil curian berupa Toyota Avanza Nopol D 1708 OD silver metalik tahun 2010 untuk diperiksa. Sedangkan SK yang terluka karena tembakan dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, ketiga tersangka ditangkap di Rest Area Jalan Tol Cikarang Timur, Bekasi, Jumat 20 Juli. Saat ditangkap, satu tersangka (SK) terpaksa ditembak kakinya lantaran melarikan diri.
"Penangkapan ini berawal dari informasi dari warga, kemudian kami tindak lanjuti," jelas Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/7/2012).
Menurut Rikwanto, untuk menangkap para tersangka itu bukan perkara mudah. Tim dari Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Ipda S Rudianto lebih dulu menyamar sebagai pembeli mobil.
Antara polisi dan tersangka menyepakati pertemuan di Rest Area Tol Cikarang.
Di situlah, polisi berpura-pura membeli mobil. Saat bertransaksi ketiganya langsung ditangkap. Namun SK berusaha kabur dengan cara menyeberang Jalan Tol.
Petugas mengejar, tembakan peringatan pun tiga kali dilepas ke udara, tapi SK tak menggubris. Petugas menyarangkan timah panas ke paha kiri hingga SK jatuh tersungkur.
"Waktu ditembak dia masih tetap berusaha kabur, tapi akhirnya berhasil kami lumpuhkan," terang Rikwanto.
Selain tersangka, petugas juga menyita barang bukti diduga hasil curian berupa Toyota Avanza Nopol D 1708 OD silver metalik tahun 2010 untuk diperiksa. Sedangkan SK yang terluka karena tembakan dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.
(lns)