Wisata Kawah Putih siap go international

Senin, 16 Juli 2012 - 14:01 WIB
Wisata Kawah Putih siap...
Wisata Kawah Putih siap go international
A A A
INDONESIA mempunyai banyak objek wisata yang berpotensi dan dinilai berkelas internasional, seperti objek wisata di Kawah Putih. Objek Wisata Kawah Putih, Ciwidey, Jawa Barat (Jabar), berpotensi menjadi kawasan wisata berkelas internasional.

Kawah Putih merupakan salah satu kawasan terindah dan terunik yang dimiliki Indonesia. Bagaimana tidak, kondisi kawahnya bisa disentuh langsung oleh pengunjung. Ini jadi salah satu hal yang membuat Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan jika Kawah Putih bisa mendunia.

"Keunikan tersebut menjadi nilai jual tinggi untuk dapat sejajar dengan kawasan ekowisata dunia,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dalam sambutan puncak Acara Festival Kawah Putih II di Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Minggu 15 Juli, melalui rilis, Senin (16/7/2012).

Ahmad Heryawan akan mendukung pengembangan kawasan Kawah Putih sebagai salah satu tujuan ekowisata di Indonesia bertaraf dunia. Untuk mewujudkan hal tersebut, infrastruktur menuju kawasan Kawah Putih harus dibenahi, begitu pula dengan fasilitas penunjang yang harus lebih baik dan lengkap.

"Keindahan alam kawasan ekowisata Kawah Putih harus senantiasa dijaga. Sangat penting menjaga ekosistem kawasan hutan," tandasnya.

Menurutnya, keberlangsungan pembangunan harus harmoni dengan alam sebagai sebuah kebutuhan untuk selalu menjaga. Sehingga, pendekatan budaya dan kearifan lokal digunakan dalam kerangka sebagai bagian upaya menjaga keseimbangan alam tersebut.

"Dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal diharapkan upaya menjaga kelestarian alam mendapat dukungan masyarakat sekitar kawasan hutan. Tentu pengembangan kawasan ekowisata Kawah Putih harus didukung semua pihak sebagai upaya pemanfaatan obyek alam yang dikelola dengan konsep dan cara yang bijak,” paparnya.

Festival Kawah Putih (FKP) II dimeriahkan dengan sejumlah rangkaian acara, seperti upacara ruwatan, Pasanggiri (Lomba menyanyi Sunda) tembang khusus Kawah Putih, Giri Wana Rally (Lomba Lintas Alam), Sunatan massal, wedding festival (lomba pakaian pengantin tradisional), lomba foto, Kawah Putih Expo dan juga pentas seni sunda.

Acara yang sudah digelar sejak 6 Juli itu melibatkan ribuan orang, baik internal Perhutani maupun masyarakat sekitar dan pendatang. Event bertema from youth to community sebagai komitmen untuk mengajak para pemuda terlibat langsung dalam pengembangan ekowisata dengan memadukan budaya dan kearifan lokal.
(azh)
Berita Terkait
Mengejar Pertumbuhan...
Mengejar Pertumbuhan Nasabah Baru, MotionBanking Menerapkan Fully Biometric Digital Onboarding
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
42 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved