12.459 personel TNI & Polri amankan Pilgub DKI
Rabu, 11 Juli 2012 - 05:51 WIB
12.459 personel TNI & Polri amankan Pilgub DKI
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 12.459 personel gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri diterjunkan dalam pengamanan pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2012.
Dari aparat kepolisian sendiri, akan menurunkan 6.401 personil. Mereka akan disebar ke 15.111 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dari 15.111 TPS itu, 14.851 TPS masuk dalam kategori aman, 257 masuk kategori rawan satu, dan 39 masuk dalam kategori rawan 2.
"Untuk pola pengamanan dengan kategori TPS aman, satu polisi menjaga empat TPS. Kategori rawan satu, satu polisi menjaga dua TPS, dan TPS rawan dua, satu polisi menjaga satu TPS," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
Selama melakukan pengamanan, aparat kepolisian akan terus bergerak melakukan pantuan langsung terhadap masing-masing TPS, mulai kategori aman, dan rawan. "Polisi ada disekitar situ (TPS) untuk mengamati. Kalau tidak ada kejadian ya bergeser ke TPS-TPS berikutnya," terangnya.
Dalam pengamanan kali ini, petugas di lapangan tidak diperbantukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kendati begitu, Rikwanto menjamin, Pilgub DKI 2012 akan berlangsung aman di Jakarta. Untuk itu pihaknya tidak mengkhawatirkan penarikan pasukan Satpol PP.
"Untuk pola pengamanan tidak berubah meski Linmas ditarik. Tidak ada penambahan personel juga. Ditariknya Satpol PP dalam pengamanan akan dibantu oleh petugas KPPS. Nanti mereka yang melayani pemilih saat pemilihan," terang Rikwanto.
Dari aparat kepolisian sendiri, akan menurunkan 6.401 personil. Mereka akan disebar ke 15.111 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dari 15.111 TPS itu, 14.851 TPS masuk dalam kategori aman, 257 masuk kategori rawan satu, dan 39 masuk dalam kategori rawan 2.
"Untuk pola pengamanan dengan kategori TPS aman, satu polisi menjaga empat TPS. Kategori rawan satu, satu polisi menjaga dua TPS, dan TPS rawan dua, satu polisi menjaga satu TPS," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/7/2012).
Selama melakukan pengamanan, aparat kepolisian akan terus bergerak melakukan pantuan langsung terhadap masing-masing TPS, mulai kategori aman, dan rawan. "Polisi ada disekitar situ (TPS) untuk mengamati. Kalau tidak ada kejadian ya bergeser ke TPS-TPS berikutnya," terangnya.
Dalam pengamanan kali ini, petugas di lapangan tidak diperbantukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kendati begitu, Rikwanto menjamin, Pilgub DKI 2012 akan berlangsung aman di Jakarta. Untuk itu pihaknya tidak mengkhawatirkan penarikan pasukan Satpol PP.
"Untuk pola pengamanan tidak berubah meski Linmas ditarik. Tidak ada penambahan personel juga. Ditariknya Satpol PP dalam pengamanan akan dibantu oleh petugas KPPS. Nanti mereka yang melayani pemilih saat pemilihan," terang Rikwanto.
(san)