Tolak kenaikan tarif KRL, warga blokir rel

Selasa, 10 Juli 2012 - 14:58 WIB
Tolak kenaikan tarif...
Tolak kenaikan tarif KRL, warga blokir rel
A A A
Sindonews.com - Puluhan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Bogor Bersatu menggelar aksi demonstrasi di Stasiun Bogor. Warga menolak kenaikan harga tiket kereta api sebesar Rp2.000 yang akan diberlakukan Oktober 2012.

Dalam aksinya, warga bergerak menuju Stasiun Bogor dan masuk ke dalam area stasiun. Setelah berhasil masuk, warga langsung menduduki rel kereta api. AKibat aksi ini, sejumlah kereta tidak bisa melakukan perjalanan.

Aksi warga ini, mendapatkan dukungan dari pengguna jasa kereta api di Stasiun Bogor. Rata-rata penumpang merasa terwakili dengan aksi warga tersebut. Mereka juga merasa, kenaikan tarif kereta api tidak sesuai dengan sarana pendukung dan pelayanan yang baik.

"Kenaikan tarif sangat membebankan warga. Selain itu pelayanan yang diberikan PT Kereta Api Indonesia tidak memuaskan," ujar Marlan, salah seorang penumpang kereta api yang mengaku bersimpati dengan aksi warga tersebut, di Stasiun Bogor, Selasa (10/7/2012).

Setelah beberapa lama melakukan aksinya, perwakilan PT Kereta Api dari Stasiun Bogor mendatangi warga yang menggelar aksi dan mendengarkan semua tuntutan yang disampaikan warga. Kepada warga, petugas mengaku akan menyampaikan aspirasi mereka.

Kenaikan harga tiket kereta api jurusan Bogor-Jakarta, rencananya akan dilaksanakan pada Oktober 2012 mendatang. Rencana kenaikan itu, disambut pro dan kontra masyarakat karena dinilai memberatkan.
(san)
Berita Terkait
Jaga Kondusivitas Salatiga,...
Jaga Kondusivitas Salatiga, Wali Kota Ajak Masyarakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis
Besok Buruh di Jabar...
Besok Buruh di Jabar Bakal Gelar Aksi unjuk Rasa, Ini Tuntutannya
Diduga Provokator, Polisi...
Diduga Provokator, Polisi Tangkap 8 Pemuda Peserta Demo
Polisi dan Mahasiswa...
Polisi dan Mahasiswa Bentrok di Bangladesh, Enam Orang Tewas!
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Senjata Sonik Ilegal...
Senjata Sonik Ilegal Digunakan untuk Membubarkan 300.000 Demonstran di Serbia
Berita Terkini
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
11 menit yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
29 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
46 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved