Tiga tewas tertimpa longsor di Sulteng
Senin, 09 Juli 2012 - 17:17 WIB
Tiga tewas tertimpa longsor di Sulteng
A
A
A
Sindonews.com - Tiga orang dilaporkan tewas dan belasan orang mengalami luka-luka saat longsor menghantam Kota Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tiga korban tewas tersebut yakni Yani (28), Peno (2), dan Faizal (3,5). Enam orang tercatat mengalami luka berat dan tiga orang lainnya mengalami luka ringan.
Korban yang mengalami luka-luka yakni Sumiati (42), Irwan Umar (33), Linda (24), Putri (9), Dian (8), Ardi (33), Hastinmur (23), Yulia Sari (31), dan Abu Bakar (63). Korban yang luka dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk.
"Ketiga korban tewas tercatat masiah satu keluarga. Ketiganya tewas tertimpa tanah dan material lainnya," ujar Sutopo menjelaskan kepada wartawan, Senin (9/7/2012).
Menurut Sutopo, kerugian material akibat longsor ini yakni delapan rumah rusak berat. Dirinya menjelaskan juga masih melakukan kalkulasi kerugian material akibat longsor tersebut.
Saat ini, lanjut Sutopo, pihak BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulteng dan BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan. Saat ini petugas melakukan penanganan darurat seperti evakuasi korban, pendataan dan mendirikan dapur umum.
"Tim evakuasi masih berada di lokasi longsor. Evakuasi tengah dilakukan dan sedang dilakukan," ujar Sutopo.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tiga korban tewas tersebut yakni Yani (28), Peno (2), dan Faizal (3,5). Enam orang tercatat mengalami luka berat dan tiga orang lainnya mengalami luka ringan.
Korban yang mengalami luka-luka yakni Sumiati (42), Irwan Umar (33), Linda (24), Putri (9), Dian (8), Ardi (33), Hastinmur (23), Yulia Sari (31), dan Abu Bakar (63). Korban yang luka dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk.
"Ketiga korban tewas tercatat masiah satu keluarga. Ketiganya tewas tertimpa tanah dan material lainnya," ujar Sutopo menjelaskan kepada wartawan, Senin (9/7/2012).
Menurut Sutopo, kerugian material akibat longsor ini yakni delapan rumah rusak berat. Dirinya menjelaskan juga masih melakukan kalkulasi kerugian material akibat longsor tersebut.
Saat ini, lanjut Sutopo, pihak BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulteng dan BPBD Kabupaten Banggai Kepulauan. Saat ini petugas melakukan penanganan darurat seperti evakuasi korban, pendataan dan mendirikan dapur umum.
"Tim evakuasi masih berada di lokasi longsor. Evakuasi tengah dilakukan dan sedang dilakukan," ujar Sutopo.
(azh)