Anas: Pertemuan FKPD jangan ditanggapi negatif
Jum'at, 15 Juni 2012 - 21:23 WIB
Anas: Pertemuan FKPD jangan ditanggapi negatif
A
A
A
Sindonews.com - Nama Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, terus dihembuskan bakal lengser pasca digelarnya pertemuan Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator (FKPD) Partai Demokrat.
Namun semua itu ditanggapi positif mantan Ketua PB HMI ini. Anas juga menanggapi baik pertemuan FKPD Partai Demorkat yang digelar Rabu 13 Juni lalu di Hotel Sahid Jakarta.
Meski pun rumor berkembang, pertemuan itu merupakan bentuk konsolidasi untuk menurunkan Anas dari posisi Ketum.
"Itu inisiatif yang baik, ini kas Demokrat, itu torobosan di Partai Demokrat," ujar Anas saat diskusi Film "Soegija" di Plaza Senayan Jakarta, Jumat (15/6/2012).
Pertemuan FKPD, lanjut Anas jangan ditafsirkan negatif, pasalnya pertemuan tersebut menjadi energi bagi Partai Demokrat untuk berkonsolidasi lebih solid.
"Para pendiri mepunyai ikatan historis, tanggung jawab yang tinggi, kemudian bikin forum dan bekomitmen, terus bersama bekerja untuk partai menjadi energi bagi partai," tukasnya.
Begitu pula dengan pidato SBY di depan para pendiri dan deklator itu yang mengatakan Partai Demokrat memegang fatsun politik, cerdas, bersih dan satun yang menjadi modal utama bagi partai, menurutnya tidak ada yang salah.
"Saya garis bawahi apa yang disampaikan Ketua Dewan Pembina, Pak SBY di dalam pidatonya di forum itu kami garis bawahi semua, itu penting semua," kata dia.
Selain itu, lanjut dia semua kader PD pasti mengamini apa yang disampaikan oleh SBY.
"Semua itu menjadi panduan bagi PD, pasti setuju tidak ada yang tidak setuju," tukasnya.(lin)
Namun semua itu ditanggapi positif mantan Ketua PB HMI ini. Anas juga menanggapi baik pertemuan FKPD Partai Demorkat yang digelar Rabu 13 Juni lalu di Hotel Sahid Jakarta.
Meski pun rumor berkembang, pertemuan itu merupakan bentuk konsolidasi untuk menurunkan Anas dari posisi Ketum.
"Itu inisiatif yang baik, ini kas Demokrat, itu torobosan di Partai Demokrat," ujar Anas saat diskusi Film "Soegija" di Plaza Senayan Jakarta, Jumat (15/6/2012).
Pertemuan FKPD, lanjut Anas jangan ditafsirkan negatif, pasalnya pertemuan tersebut menjadi energi bagi Partai Demokrat untuk berkonsolidasi lebih solid.
"Para pendiri mepunyai ikatan historis, tanggung jawab yang tinggi, kemudian bikin forum dan bekomitmen, terus bersama bekerja untuk partai menjadi energi bagi partai," tukasnya.
Begitu pula dengan pidato SBY di depan para pendiri dan deklator itu yang mengatakan Partai Demokrat memegang fatsun politik, cerdas, bersih dan satun yang menjadi modal utama bagi partai, menurutnya tidak ada yang salah.
"Saya garis bawahi apa yang disampaikan Ketua Dewan Pembina, Pak SBY di dalam pidatonya di forum itu kami garis bawahi semua, itu penting semua," kata dia.
Selain itu, lanjut dia semua kader PD pasti mengamini apa yang disampaikan oleh SBY.
"Semua itu menjadi panduan bagi PD, pasti setuju tidak ada yang tidak setuju," tukasnya.(lin)
()