AS santuni keluarga Ni Luh USD4000

Rabu, 09 Mei 2012 - 17:30 WIB
AS santuni keluarga...
AS santuni keluarga Ni Luh USD4000
A A A
Sindonews.com - Terkait hak-hak korban, pemerintah Amerika Serikat (AS) bakal memberi santunan kepada ahli waris Ni Luh Endang Susiani (31), tenaga kerja asal Bali yang tewas ditembak perampok pada 27 April 2012 yang jumlahnya diperkirakan mencapai USD4000.

Saat ini, proses pengurusan dokumen pengajuan untuk dana santunan tengah diurus oleh Nyoman Arumika, pacar almarhum yang juga bekerja sebuah restoran di negeri Paman Sam.

"Jumlah santunannya mencapai USD4000," sebut Kasubdit Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Dino Nur Mahyudin di sela penjemputan jenazah Ni Luh di Kargo Internasional Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, Rabu (9/5/2012).

Kabar tersebut diterimanya setelah menghubungi perwakilan Konsulat di New York, AS, terkait hak-hak korban atas peristiwa perampokan yang menewaskan Ni LUh.

Nantinya, uang santunan itu akan diterima oleh ahli waris korban dalam hal ini pihak keluarga Putu Artana yang tinggal di Dusun Tegal Sari, Dusun Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.

Sesuai ketentuan setempat, dalam proses pengajuan kompensasi tersebut tidak boleh diajukan pemerintah melainkan oleh pihak keluarga yang diwakili tunangan korban.

Ditanya kapan santunan tersebut bisa cair, Dino mengaku belum bisa membarikan gambaran waktunya. "Saya tidak tahu kapan, yang pasti, administrasi di sana sudah ada standarnya," ucap Dino.

Sebelumnya kata Dino, santunan sekira Rp40 juta juga telah diberikan kepada pihak keluarga oleh PT Quantum Job selaku perusahaan yang memberangkatkan Ni Luh ke AS pada pada tahun 2009.

Sementara saat kedatangan jenazah Luh Endang di bandara, mendapat perhatian pejabat Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP2TKI) Denpasar, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali, dan Kabupaten Buleleng, anggota DPRD Bali diantaranya Putu Agus Surardnyana yang diketahui telah memenangkan Pemilukada Buleleng.

Seperti diketahui, Luh Endang tewas ditembak perampok di South Carolina, Amerika Serikat, usai makan malam dan mengambil cucian (laundry) bersama kekasihnya Nyoman Arumika pada Jumat 27 April 2012 malam waktu setempat.(azh)
()
Berita Terkini
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
11 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
10 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved