Diculik, diperkosa, dan dirampok

Kamis, 03 Mei 2012 - 09:44 WIB
Diculik, diperkosa,...
Diculik, diperkosa, dan dirampok
A A A
Sindonews.com - Sungguh tragis nasib DPS (20), Karyawati sebuah toko olahraga di kawasan 24 ilir ini menjadi korban penculikan, perkosaan dan perampokan.

Akibat peristiwa ini korban tak hanya kehilangan kehormatannya tapi juga kehilangan tas berisi tiga telepon seluler (ponsel) dan uang Rp1,5 juta miliknya.
Kejadian bermula saat warga Meranjat Ogan Ilir ini menunggu angkutan umum di samping Palembang Indah Mall (PIM) sekitar pukul 20.30 WIB, Sabtu 28 April 2012. Tak lama kemudian sebuah Toyota Avanza berwarna hitam berhenti di hadapannya. Dua orang pelaku turun, kemudian menarik korban ke dalam mobil.

“Saat di mobil saya disekap dan diancam dengan celurit. Saya lalu dibawa ke kawasan Jakabaring. Sampai di sana, datang satu orang lagi menggunakan motor Honda Revo warna hitam yang tidak ada pelat nomornya menghampiri mobil,” ujar korban saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang Rabu, 2 Mei 2012.

Pengendara sepeda motor tersebut kemudian berbincang dengan pelaku yang mengemudikan mobil. Namun, korban mengaku tidak mendengar jelas apa yang mereka perbincangkan. Tak lama kemudian, para pelaku menyeret korban keluar dari mobil, melucuti celananya lalu memperkosanya bergantian.

“Pelaku lebih dari dua orang, tapi saya tidak tahu persisnya, karena sampai di Jakabaring, datang lagi kawannya menggunakan sepeda motor,” ungkapnya.

Korban mengaku sempat berusaha melawan saat diperkosa di Jakabaring (diperkirakan di sekitar kawasan Dekranasda). Namun, kalah tenaga karena pelakunya banyak. Setelah memperkosanya, para pelaku pergi meninggalkan korban.

Tapi sebelum pergi, pelaku terlebih dahulu merampas tas korban yang berisi tiga ponsel dan uang Rp1,5 juta. Kapolresta Palembang Komisaris Besar Sabaruddin Ginting, melalui Wakasat Reskrim AKP Ibrahim mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku yang diduga lebih dari tiga orang.

“Kita sudah memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Kasus ini merupakan tindak kejahatan berlapis karena korban selain diculik, lalu diperkosa dan diambil hartanya. Motifnya sementara belum kita ketahui, namun kemungkinan salah satu dari pelaku mengenal korban,” kata Ibrahim.(azh)
()
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved