Buruh hanya mau menuntut, bukan mau rusuh
Selasa, 01 Mei 2012 - 09:31 WIB
Buruh hanya mau menuntut, bukan mau rusuh
A
A
A
Sindonews.com - Pihak buruh berjanji dalam aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada hari ini 1 Mei 2012 akan berlangsung aman dan tidak mengarah ke aksi anarkisme. Ribuan buruh berkumpul hanya membawa tuntutan, para buruh bukan mau rusuh.
Hal tersebut disampaikan oleh Andi Gani Nena Wea sebagai Presiden Konferedasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia saat ditemui wartawan di Jakarta, Selasa, (1/4/2012).
“Saya sebagai presiden KSPSI menjamin aksi hari ini akan berlangsung damai dan tidak akan ada aksi anarkis yang dilakukan oleh para buruh,“ janji Andi.
Andi juga mengatakan, esensi aksi demo hari ini bukanlah bertujuan untuk menjatuhkan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari posisi sebagai kepala negara tersebut.
Andi menegaskan, aksi ini merupakan murni aksi untuk memperjuangkan nasib buruh di Indonesia saat ini serta untuk meningkatkan taraf hidup mereka ke arah yang lebih baik.
“Tujuan utama kita hari ini adalah agar pemerintah memerhatikan kepentingan buruh dan yang pasti upah untuk seseorang buruh itu benar benar layak. Itu yang paling penting,“ pungkasnya.
“ Aksi ini adalah aksi damai dan bukan aksi yang ingin menjatuhkan pemerintahan SBY Boediono,“ pungkasnya. (wbs)
Hal tersebut disampaikan oleh Andi Gani Nena Wea sebagai Presiden Konferedasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia saat ditemui wartawan di Jakarta, Selasa, (1/4/2012).
“Saya sebagai presiden KSPSI menjamin aksi hari ini akan berlangsung damai dan tidak akan ada aksi anarkis yang dilakukan oleh para buruh,“ janji Andi.
Andi juga mengatakan, esensi aksi demo hari ini bukanlah bertujuan untuk menjatuhkan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari posisi sebagai kepala negara tersebut.
Andi menegaskan, aksi ini merupakan murni aksi untuk memperjuangkan nasib buruh di Indonesia saat ini serta untuk meningkatkan taraf hidup mereka ke arah yang lebih baik.
“Tujuan utama kita hari ini adalah agar pemerintah memerhatikan kepentingan buruh dan yang pasti upah untuk seseorang buruh itu benar benar layak. Itu yang paling penting,“ pungkasnya.
“ Aksi ini adalah aksi damai dan bukan aksi yang ingin menjatuhkan pemerintahan SBY Boediono,“ pungkasnya. (wbs)
()