Jabar penyumbang terbesar angka kematian ibu dan anak

Rabu, 18 April 2012 - 22:43 WIB
Jabar penyumbang terbesar...
Jabar penyumbang terbesar angka kematian ibu dan anak
A A A
Sindonews.com - Provinsi Jawa Barat memiliki Angka Kematian Ibu dan Anak (AKI/AKA) tertinggi di Indonesia. Saat ini provinsi berpenduduk terbesar ini mentargetkan untuk menurunkan AKI/AKA.

Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf menyatakan, pengurangan AKI/AKA masuk dalam pembangunan Millennium Development Golas (MGDs).

"Sasaran yang ingin dicapai MGDS adalah menurunnya angka kematian ibu dan anak," kata Dede, pada Peluncuran Program Expanding Maternal Neonatal Survival (EMAS) USAID di Bandung, Rabu (18/4/2012).

Dia mentargetkan, pada 2015, diharapkan bisa mencapai 102/100 ribu angka kematian ibu dan 23/100 ribu angka kematian bayi. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Alma Lucyati menambahkan, pihaknya bekerja keras untuk menurunkan angka tersebut.

Menurutnya, Jabar sudah berupaya setengah mati untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak. "Tapi angkanya selalu besar,” ungkap Alma.

Dia menyebutkan, jumlah penduduknya besar dibandingkan daerah lain membuat Jabar jadi penyumbang terbesar angka kematian ibu dan anak.

"Jika dilihat secara presentase dengan daerah yang penduduknya
sedikit, kasus di Jabar kecil,” terangnya.

Pada 2010, kasus kematian ibu di Jabar 794 kasus dan bayi 4.987 kasus. Pada 2011 meningkat menjadi 837 kasus angka kematian ibu dan 5.201 kasus kenatian bayi. Lanjut Alma, perlu spesial treatment untuk menekan angka kematian ibu dan anak di Jabar.

Dalam kesempatan itu, untuk menangani AKI/AKa, United States Agency for International Development (USAID) mengucurkan anggaran Rp 100 miliar. (wbs)
()
Berita Terkini
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
22 menit yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
43 menit yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
2 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
4 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved