Polri telusuri kebenaran blog pembunuh bayaran

Kamis, 08 Maret 2012 - 19:10 WIB
Polri telusuri kebenaran...
Polri telusuri kebenaran blog pembunuh bayaran
A A A
Sindonews.com - Menakutkan. Pembuat blog indo belati menawarkan jasa pembunuhan lewat dunia maya secara terang-terangan. Kontan, masyarakat dibuat heboh dengan temuan blog yang menyediakan jasa pembunuh bayaran tersebut.

Menanggapi ketakutan masyarakat tersebut, Kapolri Jenderal Timur Pradopo angkat bicara. Menurutnya, masyarakat tidak perlu cemas dengan blog tersebut. Sebab kebenaran isi blog tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Kendati begitu, Polri tetap akan menelusuri kebenaran blog tersebut. Jika benar, pihaknya mengaku tidak akan tinggal diam dan akan menindak tegas pembuatnya. Sebaliknya, jika itu hanya main-main, pihaknya akan memberikan teguran dan peringatan.

"Sekali lagi, kami akan tindak tegas. Website itu tentu harus dicek keberadaannya," ujar Timur di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2012).

Lebih jauh, Timur berjanji akan bertindak tegas pembuat blog itu jika apa yang ditulisnya menjadi kenyataan. "Kita akan tindak tegas kalau itu terjadi," ucapnya.

Seperti diketahui, dalam salah satu blognya, oknum pembuat web yang diduga pembunuh bayaran itu menawarkan jasa pembunuhan dengan imbalan sejumlah uang. Seperti tertulis dalam blog indo belati misalkan.

Dalam blognya, indo belati menulis proposal sebagai berikut:

Kami ingin menawarkan kepada anda sebuah jasa yang istimewa, yakni jasa pembunuh bayaran.

Mungkin bapak/ibu memiliki dendam terhadap seseorang atau punya saingan bisnis yang ingin dilenyapkan secara singkat (kebanyakan klien kami adalah para pengusaha). Maka kami siap untuk membantu bapak/ibu untuk melakukan pembunuhan ini. Dan bapak/ibu bisa tenang karena segala identitas bapak/ibu akan selalu terjaga kerahasiannya.

Kami melayani untuk kota-kota besar di indonesia. Dalam melaksanakan sebuah operasi kami perlu mensurvey korban terlebih dahulu. Lama survey 3-7 hari. Lalu kami akan melakukan aksi dan segera mengeksekusinya.

Metode pembunuhan terserah bapak/ibu. Bisa langsung ditembak (disamarkan dengan perampokan), kecelakaan lalulintas (seperti sabotase rem), atau diracun dengan racun yang tersamarkan (akan tampak seperti serangan jantung).

Mengenai biaya. Ini akan disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan juga teknik pembunuhan.

Jika anda tertarik, silakan anda menghubungi email : [email protected] dan tinggalkan nama, nomor telepon, serta jam berapa anda ingin di telepon.

(san)
()
Berita Terkini
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
1 jam yang lalu
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
1 jam yang lalu
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
1 jam yang lalu
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
2 jam yang lalu
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
2 jam yang lalu
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
8 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved