APP & APRIL perusak hutan Indonesia

Kamis, 01 Maret 2012 - 16:26 WIB
APP & APRIL perusak...
APP & APRIL perusak hutan Indonesia
A A A
Sindonews.com - Penghancuran habitat ramin memang sering terjadi di semua industri pulp dan kertas. Namun, dua perusahaan raksasa baik Asia Pulp and Paper (APP) maupun Asia Pacific Resources International Holding Limited (APRIL), telah membuat komitmen untuk tidak melakukan pembukaan di habitat itu.

Dari hasil investigasi Greenpeace, ditemukan adanya keterlibatan rusahaan-perusahaan besar dunia dalam skandal perusakan hutan di Indonesia.

Tes independen dan riset rantai suplai menunjukan kertas yang digunakan perusahaan besar dunia termasuk Xerox, National Geographic dan Danone mengandung serat yang berasal dari hutan hujan Indonesia.

Produk-produk ini dimanufaktur menggunakan kertas APP yang disuplai dari Indah Kiat Perawang, pabrik yang terbukti menggunakan kayu ramin.

“APP terus meremehkan hukum di Indonesia. Maka itu kami Greenpeace, mendesak pemerintah Indonesia melakukan tindakan tegas, segera menyita semua ramin ilegal pada operasi APP di Indonesia," desak Kepala Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia Bustar Maitar melalui rilisnya kepada Sindonews Kamis (1/3/2012).

Investigasi dilakukan Greenpeace bisa dijadikan alat bukti bagi pihak berwenang demi mendukung upaya perbaikan tata kelola sektor kehutanan. "Perusahaan yang membeli dari APP harus menjauhkan diri dari skandal ilegal ini, dan menghentikan pembelian hingga APP memutuskan untuk untuk beroperasi secara lestari dan bertanggung jawab dengan berhenti merusak hutan alam dan gambut serta menyelesaikan konflik dengan masyarakat ,”imbuh Bustar.

Greenpeace mendukung pelarangan perusakan hutan lahan gambut seperti yang telah diusulkan Pemerintah Indonesia dalam laporan resmi perlindungan ramin. Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia Zulfahmi menambahkan, APP harus segera menghentikan perusakan hutan hujan Indonesia dan beralih ke operasi yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan dan tidak merusak lingkungan.

"Perusahaan saudara APP yakni perusahaan minyak sawit Golden Agri Resources (GAR) juga telah berkomitmen untuk mengimplementasikan kebijakan berhenti melakukan deforestasi, termasuk berhenti menghancurkan hutan gambut,” tegas Zulfahmi.(lin)
()
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
3 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
11 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved