45% murid SMP Surabaya sudah berhubungan intim

Jum'at, 10 Februari 2012 - 15:30 WIB
45% murid SMP Surabaya...
45% murid SMP Surabaya sudah berhubungan intim
A A A
Sindonews.com - Tiga belas orang anak yang dilacurkan atau Ayla mengadu ke wakil rakyat di DPRD Kota Surabaya. Mereka yakin momen Valentine Day dijadikan pintu masuk untuk mengumbar perilaku seks bebas di kalangan remaja.

Mereka juga minta ada desakan politik ke Pemerintah Kota Surabaya, untuk mengetatkan aturan masuk ke tempat-tempat hiburan dan hotel. Dengan mengenakan topeng, beberapa anak-anak ini menuturkan keresahannya pada Komisi D DPRD Kota Surabaya.

M, seorang Ayla dicecar pertanyaan oleh Masduki Toha, anggota Komisi D DPRD Surabaya layaknya seorang pelaku tindak kriminal. M terlihat tersudut dengan pertanyaan-pertanyaan yang seperti tak kenal ampun.

M tetap melanjutkan dan berharap supaya anak-anak usia sekolah tidak terjerumus ke hal negatif. "Saya ke sini supaya anak-anak lain enggak terjerumus. Kalau saya (terjerumus) diajak teman," ujarnya, Jumat (10/1/2012).

Sementara F, yang masih siswa sebuah SMA negeri di Surabaya juga menyampaikan testimoni. F bercerita di sejumlah tempat diskotek, anak-anak bebas masuk, bahkan mereka kerap melakukan hubungan seksual di hotel-hotel melati.

Kisah yang dialami M dan F sangat memilukan. Sejak lulus SD, dia dieksploitasi pacarnya yang sudah dewasa hingga hamil. Namun tapi keduanya kini sudah putus dengan pacarnya. Bahkan, diketahui laki-laki itu sekarang masih rutin memberi uang pada M dan F untuk kebutuhan kehamilannya.

Keduanya mengaku terjun ke dunia seks bebas karena pengaruh negatif lingkungan dan berpikir untuk mengejar kesenangan. "Aku sejak SD karena hanya berpikir kesenangan," akunya.

Kontan mendengar pengakuan anak-anak ini, seluruh anggota Komisi D mengaku prihatin dengan kenyataan yang mereka hadapi. Apalagi Hotline Surabaya dan Hotline Pendidikan yang mendampingi para anak-anak ini mengatakan fakta mengejutkan.

Yaitu, ketiga belas anak-anak ini adalah yang berhasil dikuatkan sehingga punya kepercayaan diri untuk terus beraktivitas. Dua LSM ini juga sedang mendampingi puluhan Ayla.

Mereka yakin momen hari kasih sayang dijadikan pintu masuk bagi banyak remaja dan anak-anak di Surabaya untuk mencicipi seks. "Hasil penelitian hotline pendidikan adalah 45 persen siswa SMP pernah berhubungan seks," ungkap Isa Anshori, koordinator Hotline Pendidikan.

Menindaklanjuti fakta ini, Komisi D DPRD Surabaya berencana mengundang para orangtua yang anak-anaknya yang telah berkunjung dewan ini.
()
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
11 menit yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
58 menit yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
2 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
3 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
4 jam yang lalu
Infografis
5 Ayat Al Quran dan...
5 Ayat Al Quran dan Hadis tentang Kiamat Sudah Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved