Wali Kota Blitar tuding Demokrat gagalkan Rusunawa

Selasa, 07 Februari 2012 - 20:59 WIB
Wali Kota Blitar tuding...
Wali Kota Blitar tuding Demokrat gagalkan Rusunawa
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pekerjaan Umum akhirnya membatalkan rencana proyek pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Kota Blitar. Rencananya proyek itu dialihkan ke Malang atau Surabaya.

Pembatalan itupun langsung membuat Wali Kota Blitar Muh Samanhudi Anwar meradang. Dia mensinyalir pembatalan itu bermuatan politik.

Samanhudi menuding gagalnya program yang menurutnya sangat membantu masyarakat menengah ke bawah tersebut akibat ulah Fraksi Demokrat. ''Kami kira program Presiden SBY ini sangat bagus. Namun, Demokrat lah yang menolaknya sendiri, “ujar Samnhudi kepada wartawan di kantornya, Selasa (7/2/2012).

Memang diakui, pembangunan Rusunawa di wilayah Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjen Kidul, ditolak warga setempat. Karena dianggap melanggar Perda tentang Tata Ruang dan Wilayah (RT RW).

Selain itu, proyek pemerintah pusat senilai Rp 12 miliar itu dikhawatirkan akan melenyapkan mata pencaharian warga. Sebab, lokasi yang digunakan merupakan area persawahan.

Sehingga membuat warga turun ke jalan menggelar unjuk rasa. Warga juga pernah memblokade akses jalan yang menuju lokasi.

Tidak itu saja, sebelumnya di wilayah lingkungan Dawuhan, Kelurahan Kauman, warga setempat juga menolaknya. Selain ditakutkan merusak sumber mata air, warga tidak menginginkan dampak sosial yang terjadi.

Menurut Samanhudi, pembatalan Rusunawa oleh pemerintah pusat bukanlah kegagalan Pemkot Blitar. Sebab, dalam konteks ini Pemkot telah menyiapkan segala perangkat yang dibutuhkan. Lokasi termasuk status tanahnya semua telah tersediakan. Namun, sekelompok orang yang di-back-up oleh sejumlah politisi sengaja menggagalkannya.

''Masalah ini sangat bermuatan politis. Mereka ini tidak sepakat dengan visi dan misi Kota Blitar. Dan kami tidak bisa disalahkan pemerintah pusat, “terangnya.

Entah untuk menunjukkan kekuatan atau karena saking jengkelnya, kepala daerah yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar itu mengatakan jika mau, dirinya bisa mengeluarkan massa tandingan.

Massa yang lebih besar dan lebih kuat daripada pada penolak Rusunawa. ''Namun, saya tidak mau cara seperti itu. Sebab, pada akhirnya masyarakatlah menjadi korban, “katanya.

Terkait surat pembatalan dari kementerian yang sudah diterima Pemkot Blitar, Samanhudi akan mengkajinya lagi. Sebab sudah menjadi ke katanya.

Sementara Ketua DPC Partai Demokrat yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Heru Sunariyanta dengan tegas menyatakan menolak pembangunan Rusunawa. Heru menyepakati aspirasi yang disampaikan warga Kepanjen Kidul.

Sebab apa yang diinginkan warga sangatlah rasional. ''Toh, secara aturan, pembangunan Rusunawa ini terang-terangan menyalahi Perda RT RW, “ujarnya. (lin)
()
Berita Terkini
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
30 menit yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
1 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
3 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
3 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
4 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
12 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved