Banjir dominasi bencana alam sepanjang 2011

Jum'at, 30 Desember 2011 - 18:26 WIB
Banjir dominasi bencana...
Banjir dominasi bencana alam sepanjang 2011
A A A
Sindonews.com - Berdasarkan rentetan bencana alam yang terjadi sepanjang tahun
2011, berdasarkan jumlah kejadian terbanyak adalah banjir yaitu sebanyak 403. Disusul kebakaran 355 kejadian, dan puting beliung 284 kejadian.

Namun, dibanding tahun 2010, jumlah kejadian ini lebih sedikit ketimbang tahun 2011. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis jumlah bencana alam yang terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2011 mencapai angka 1.598.

"Data ini masih sementara karena belum seluruhnya data di kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah terkumpul,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB, Jalan Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2011).

Dia menjelaskan, bencana hidrometeorologi terjadi rata-rata hampir 70 persen dari total bencana di Indonesia. Perubahan iklim global, degradasi lingkungan, kemiskinan, dan bertambahnya jumlah penduduk makin memperbesar ancaman risiko bencana. Bencana tersebut telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian yang besar.

Menurutnya, jumlah orang meninggal dan hilang mencapai 834 orang. Untuk masyarakat yang mengungsi berjumlah 325.361 orang. Rumah rusak berat 15.166 unit, rusak sedang 3.302 unit dan rusak ringan 41.795 unit.

“Sedangkan bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami dan gunung meletus masing-masing terjadi 11 kali (0,7 persen), satu kali (0,06 persen) dan 4 kali (0,2 persen). Dampak yang ditimbulkan oleh gempa bumi lima orang meninggal dan rumah rusak sebanyak 7.251 unit,” jelasnya.

Lanjutnya, korban jiwa dari kecelakaan transportasi sebanyak 372 orang meninggal. Sedangkan tanah longsor sebanyak 192 orang dan akibat banjir 160 orang. Sedangkan berdasarkan jumlah orang mengungsi, banjir mencapai 279.523 orang, erupsi gunung api 9.699 orang, dan banjir dan longsor 9.053 orang.

Dia menyebutkan, pada tahun 2010, jumlah kejadian bencana mencapai 2.232 kejadian. Jumlah korban meninggal dan hilang mencapai 2.139 orang, menderita dan mengungsi sekitar 1,7 juta orang dan menimbulkan rumah rusak berat 52.401unit. Bencana banjir bandang Wasior, tsunami Mentawai dan erupsi Gunung Merapi adalah bencana terbesar pada 2010.

Mengingat rawannya bencana alam yang terjadi, staf khusus Presiden bidang bencana alam dan sosial, Andi Arief pernah mengatakan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan dari semua kalangan, termasuk akademisi, guna mengurangi dampak bencana alam.

"Bencana itu seperti kita menghadapi peperangan yang mewajibkan kita untuk punya kesiap siagaan untuk penyelamatan," tukas Andi dalam pesan singkatnya beberapa waktu lalu.
()
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
5 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
5 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
6 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved