Puluhan kilo koin kuno ditemukan

Kamis, 22 Desember 2011 - 13:43 WIB
Puluhan kilo koin kuno...
Puluhan kilo koin kuno ditemukan
A A A
Sindonews.com - Warga Dusun Medang, Desa Banjarejo, Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah digegerkan dengan penemuan ratusan keping uang logam kuno, hari ini.

Koin-koin uang logam tersebut dipercaya warga setempat sebagai peninggalan dari Kerajaan Medang Kamolan, yang pernah dipimpin oleh seorang raja dan suka memakan daging manusia, yakni Prabu Dewoto Cengkar, pada ratusan tahun lampau.

Benda bersejarah ini ditemukan di areal persawahan yang tidak jauh dari perkampungan warga oleh Sutrisno, warga setempat. Sutrisno mengaku, menemukan ratusan keping koin mata uang kuno tersebut berawal dari ketidaksengajaan. Pada saat itu dia bermaksud untuk membuat tanggul untuk sawahnya yang baru ditanami padi.

Pada saat mencangkul sedalam kurang lebih sepuluh centimeter, di tanah yang dicangkulnya ternyata ada koin yang berbentuk bulat berlubang di tengahnya, dan kedua sisinya terdapat huruf kanji China. "Saya ambil dan saya cuci ternyata uang logam kuno," katanya, Kamis (22/12/2011).

Mengetahui mendapatkan uang kuno, Sutrisno kemudian melanjutkan untuk mencari lagi. Alangkah terkejutnya ternyata uang logam tersebut tidak hanya satu melainkan ratusan dan tertimbun tanah.

Saat ditemukan, uang logam kuno tersebut dalam keadaan tercecer dan tanpa terbungkus. Setelah dikumpulkan seluruh koin tersebut kemudian dibawa pulang dan dicuci. "Setelah dikumpulkan semua, berat total sekira 40 kg," ujarnya.

Namun, sayang karena tidak ada perhatian dari pemerintah, koin uang logam yang diperkirakan berasal dari peninggalan Kerajaan Medang Kamolan itu justru dijual kepada seorang kolektor dengan harga Rp100 per kilogramnya. "Lha kalau tidak dijual mau buat apa, pemerintah juga tidak ada perhatian," ujarnya.

Kepala Desa Banjarejo Ahmad Taufiq mengatakan, penemuan uang logam di Dusun Medang tidak hanya sekali ini, namun sudah yang kedua kali. Menurutnya, beberapa tahun lalu juga pernah ditemukan koin kuno dan barang-barang peninggalan zaman dahulu, seperti, topeng yang terbuat dari emas, pernak-pernik yang dipakai bagsawan

Seluruh temuan itu juga dijual kepada kolektor. "Di Kawasan ini memang dipercaya adalah petilasan dari Kerajaan Medang Kamolan. Jadi tidak heran jika ditemukan barang-barang peninggalan zaman dahulu," ujarnya.

Dia mengaku menyayangkan dijualnya penemuan barang-barang bernilai sejarah itu. Namun Ahmad tidak bisa berbuat banyak karena memang tidak ada perhatian dari pemerintah. "Kami harapkan pemerintah memberikan perhatian pada penemuan-penemuan barang peninggalan yang memiliki nilai sejah bagi kabupaten Grobogan," ujarnya.
()
Berita Terkini
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
30 menit yang lalu
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
1 jam yang lalu
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
3 jam yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
3 jam yang lalu
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
3 jam yang lalu
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
4 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved