alexametrics

Luar Biasa, Sehari 10 Pasien COVID-19 Sembuh di Kota Semarang

loading...
Luar Biasa, Sehari 10 Pasien COVID-19 Sembuh di Kota Semarang
Luar Biasa, Sehari 10 Pasien COVID-19 Sembuh di Kota Semarang
A+ A-
SEMARANG - Kabar baik muncul dari Kota Semarang, Jawa Tengah. Sebanyak 10 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dinyatakan sembuh. Mereka pun bisa pulang untuk berkumpul kembali dengan keluarga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr Abdul Hakam mengungkapkan, 10 pasien yang dinyatatakan sembuh itu berasal dari 4 rumah sakit. Rinciannya, 1 pasien dirawat di RS Bhakti Wira Tamtama Semarang (RST), 2 pasien di RS Tugurejo, 3 pasien di RS dr Kariadi (RSDK), dan 4 pasien RS St Elisabeth. (Baca juga: Dua Warganya Positif Corona, Tuban Masuk Zona Merah Baru)



Kepastian kesembuhan 10 pasien tersebut berlangsung dua tahap. Sebelumnya, 3 pasien dinyatakan sembuh pada pagi hari kemudian disusul 7 pasien yang kembali dinyatakan negatif pada sore hari ini.

"Pagi ini ada 3 pasien positif yang sembuh dari RST, RS Tugurejo, dan RSDK kemudian di sore hari kita mendapatkan data kembali untuk menyatakan 7 pasien lagi sembuh. Jadi total ada 10 pasien COVID-19 sembuh hari ini," ungkap Hakam, Rabu (8/4/2020).

Dengan penambahan 10 pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh, maka hingga kini terdapat 17 pasien positif virus corona yang dinyatakan sembuh. Kesembuham sejumlah pasien positif COVID-19 di Kota Semarang ini menjadi sebuah tren positif penanganan virus tersebut.

Pasalnya bila dihitung, kesembuhan 17 pasien positif di Kota Semarang itu secara beruntun diumumkan dalam kurun waktu hanya 8 hari sejak Pemerintah Kota Semarang pertama kali mengumumkan adanya pasien sembuh di RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN).



Saat ini juga tercatat ada 21 dari 54 pasien positif COVID-19 dirawat dalam perbaikan klinis. Artinya, 21 pasien tersebut tinggal menunggu hasil swab test negatif untuk bisa dinyatakan benar -benar sembuh dari virus corona.
(nbs)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak