CERITA PAGI

Misteri Kampung Kolam dan Mandor Sukmo Ilang Lenyap di Perkebunan Tebu Tanah Deli

loading...
Misteri Kampung Kolam dan Mandor Sukmo Ilang Lenyap di Perkebunan Tebu Tanah Deli
Misteri Kampung Kolam dan Mandor Sukmo Ilang Lenyap di Perkebunan Tebu Tanah Deli
Mendengar namaDesa atau Kampung Kolam di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara bagi sebagian warga sudah terasa angker.

Bahkan cerita tentang kampung itu tidak terlepas dari cerita mistis pada masa lalu. Konon, seseorang yang mengaku sudah lama tinggal di kawasan Kampung Kolam, tidak jarang orang - orang langsung menanyakan tentang cerita mistis Sukmo Ilang atau hilangnyapenduduk satu kampung secara gaib.

Mandor Sukmo (Jiwa) adalah nama yang tersohor dalam cerita tentang hilangnya dia bersama puluhan penduduk Kampung Kolam. Dia merupakan salah seorang warga yang ditipu oleh agen pekerja dari tanah Jawa yang dibawa ke Tanah Deli, Sumatera Utara.

Sesampai di Kampung Kolam Sukmo membangkitkan perlawanan terhadap penindasan kuli perkebunan Belanda di Tanah Deli karena merasa kasihan ketika melihat kuli kebun yang ditindas oleh mandor- mandor Belanda. Namun keberadaanya hingga kini hilang secara misterius bersama puluhan warga lainnya.



Dari satu versi cerita menyebutkan, peristiwa hilangnya Mandor Sukmo dan puluhan anak buahnya, kerap terdengar dari mulut ke mulut di Desa atau Kampung Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang dan sekitarnya.

Untuk menghalau penindasan Belanda, Mandor Sukmo berusaha berhubungan dengan cara ritualdengan kerajaan bunian yang bermukim di sekitar lokasi perkebunan kawasan Kampung Kolam.

Sukmo bersama para kuli kebun melakukan ritual tertentu, semacam meminta suaka kepada masyarakat bunian di sekitar desa itu untuk melakukan perlawanan kepada orang Belanda melalui alam gaib. Permohonan mereka akhirnya terkabul.



Saat mereka bekerja mengolah lahan perkebunan dibawah terik matahari dan diawasi ketat oleh tuan-tuan Belanda, Sukmo dan puluhan anak buahnya secara tiba-tiba hilang dari pandangan.
halaman ke-1 dari 3
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top