Gegara Corona, Yuyun dan Dua Anaknya Nahan Lapar 4 Hari

Jum'at, 03 April 2020 - 21:16 WIB
Gegara Corona, Yuyun...
Gegara Corona, Yuyun dan Dua Anaknya Nahan Lapar 4 Hari
A A A
SERANG - Pandemi COVID-19 di sejumlah wilayah di Provinsi Banten membuat warga yang hidup di bawah garis kemiskinan mulai merasakan dampaknya. Warga yang bergantung pada pendapatan harian kini tidak bisa lagi memiliki penghasilan.

Seperti yang dialami Yuyun Cahyaningsih, 37, warga asal RT05/RW 08, Kelurahan Pemancangan Baru, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Sudah empat hari lamanya, Yuyun, suami, dan dua anaknya menahan lapar. (Baca juga: Satu Pasien Postif Corona di Mimika Papua Meninggal dunia)

Yuyun yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang keliling dan buruh setrika pakaian ini, kini tidak bisa lagi mendapatkan penghasilan harian untuk mencukupi kehidupan keluarganya. Kini dia sudah tidak bisa lagi berjualan dari kampung ke kampung dan menerima orderan setrika di tetangganya, karena banyak warga yang bertahan di dalam rumah dan melakukan aktivitasnya sendiri.

"Jadi saya enggak punya pemasukan gara-gara corona ini. Kan enggak boleh keluar, jadi orang-orang ngegosok sendiri. Anak saya seminggu puasa, mulai dari Senin sampai Kamis kemarin," keluh Yuyun saat ditemui di kediamannya, Jumat (3/4/2020).

Sementara sang suami yang sebelumnya bekerja sebagai buruh lepas, kini tidak bisa memberikan tambahan penghasilan untuk keluarga karena sedang meringkuk sakit. Beruntung Yuyun tidak harus mengeluarkan biaya untuk sewa rumah, karena dia dan keluarganya tinggal di rumah warisan keluarga suaminya yang ditempati turun-menurun.

Kesulitan Yuyun pun bertambah saat pemerintah membuat kebijakan belajar di rumah bagi siswa SD. Anaknya sempat kesulitan belajar karena tidak memiliki smartphone. Untungnya, wali kelas anaknya meminjamkan handphone kepada anaknya agar bisa tetap mengikuti pelajaran.

Nasib mujur akhirnya mulai menghampiri Yuyun seusai dirinya berkeluh kesah kepada tetangganya. Yuyun akhirnya diarahkan agar menghubungi Relawan Banten Melawan Corona (RBMC).

"Saya ngeluh nggak punya beras, gosok saya sepi. Kemarin saya bingung, terus disuruh kontak Untirta (RBMC) peduli. Kepepet, saking kepepetnya, malu sebenernya mah," ungkapnya.

Seusai menghubungi RMBC, Yuyun akhirnya mendapatkan bantuan. Relawan dari RMBC kemudian mengunjungi rumah Yuyun dan memberikan bantuan untuk kebutuhan Yuyun dan keluarganya.

Koordinator RBMC yang juga Akademisi Untirta, Hendra Leo Munggaran mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya sebagai bentuk kepedulian antarsesama.

Leo mengaku, bahwa bantuan yang diberikan kepada keluarga Yuyun berasal dari para donatur dan relawan yang bukan hanya berasal dari wilayah Banten saja.

"Ini sebagai salah satu bentuk kita membantu masyarakat Banten. Semua elemen harus bahu membahu menyelesaikan persoalan bangsa kita ini. Semoga kita semua bisa melewati masa krisis ini," kata Hendra Leo Munggaran.

Leo pun berharap, di tengah kondisi Pandemi COVID-19 ini, semakin banyak warga yang memiliki kemampuan secara ekonomi, membantu warga lainnya yang kesulitan di tengah kondisi saat ini.
(nbs)
Berita Terkait
24 Lokasi Skrining Covid-19...
24 Lokasi Skrining Covid-19 di Lakukan Pemprov Banten
Jurnalis Dapat Bantuan...
Jurnalis Dapat Bantuan Paket Sembako dari Pemprov Sumut
Antisipasi Puncak Pandemi...
Antisipasi Puncak Pandemi COVID-19, Pemprov Jabar Siapkan Sejumlah Pusat Isolasi
Pemprov Gelontorkan...
Pemprov Gelontorkan Rp7,9 Triliun untuk Dukung PSBB Bandung Raya Plus Sumedang
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Survei Repro Indonesia:...
Survei Repro Indonesia: Pemprov Jabar Paling Responsif Atasi COVID-19
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
27 menit yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
41 menit yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
50 menit yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
1 jam yang lalu
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
1 jam yang lalu
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved