Pemerintah Diminta Perhatikan Pekerja Transportasi

Rabu, 01 April 2020 - 13:09 WIB
Pemerintah Diminta Perhatikan...
Pemerintah Diminta Perhatikan Pekerja Transportasi
A A A
BANDUNG - Pemerintah diminta membuat kebijakan terkait nasib pekerja transportasi menyusul lemahnya bisnis transportasi akibat wabah corona. Diperkirakan, ada ribuan pekerja transportasi yang terkena dampak wabah ini.

Asisten Direksi Lintas Shuttle Wawan Heri Purnomo mengatakan, kebijakan relaksasi dan restrukturisasi pembiayaan yang dilakukan pemerintah sangat membantu kalangan industri. Pengusaha, ujarnya, setidaknya tidak terlalu terbebani terkait kewajiban kredit. (Baca juga: Tak Dapat Kamar Isolasi RS, Pasien Corona Meninggal di Rumah)

"Tapi mungkin belum ada formula terkait karyawan, solusinya bagaimana. Apalagi kondisi ini sampai 29 Mei, ini kan baru April, nanti sampai Mei seperti ini. Kami bisnis transportasi hidup dari kegiatan kami," tandasnya.

Menurut dia, perusahaannya harus memikirkan bagaimana agar karyawan seperti driver tetap hidup. Apalagi pemerintah sudah bilang tidak boleh ada PHK.

“Ya kami tidak ada PHK, karena kami yakin corona ini pasti berlalu. Tapi mereka punya keluarga yang harus makan. Harapan kami, di luar POJK tentang kredit ada hal lain yang dilakukan pemerintah untuk sektor transportasi ini," kata Wawan.

Menurut dia, wabah corona sangat berdampak terhadap bisnis transportasi. Penurunan penumpang saat ini mencapai 60%. Biasanya, 1 hari bisa mengangkut 1.000 penumpang, namun kini turun sampai 300 dan 400 orang.

"Tapi kalau sekarang, lebih parah lagi penurunannya. Tetapi kami harus beroperasi, kalau enggak masyarakat bisa panik, mereka mau naik apa?. Tapi kami tetap mengikuti ketentuan pemerintah. Misalnya pakai APD, thermo gun, dan hand sintizer," ujarnya.

Tidak hanya itu, armada beroperasi juga hampir 50% dikandangkan. Prinsipnya, tetap ada pelayanan dengan kurangi jadwal. “Bahkan beberapa rute akan kami closing,” tandasnya.
(nbs)
Berita Terkait
Wabah Virus Corona Munculkan...
Wabah Virus Corona Munculkan Solusi Virtual Exhibition
Pasar Notebook Dunia...
Pasar Notebook Dunia Tak Terpengaruh Wabah Virus Corona
Kemendagri: Pemda Harus...
Kemendagri: Pemda Harus Serius Tangani Wabah Virus Corona
Kemendagri Minta Pemda...
Kemendagri Minta Pemda Serius Tangani Wabah Virus Corona
BSI Galang Bantuan untuk...
BSI Galang Bantuan untuk Donasi Wabah Virus Corona
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Italia Terjadi Sejak Januari
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved