Soal Operasional Bus AKAP, DPR: Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan

Rabu, 01 April 2020 - 07:22 WIB
Soal Operasional Bus...
Soal Operasional Bus AKAP, DPR: Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan
A A A
JAKARTA - DPR mendukung penghentian operasional bus antar kota antarprovinsi (AKAP) dan sejenisnya dari dan tujuan Jakarta seiring meningkatnya jumlah kasus corona (Covid-19) di Indonesia. Hal ini perlu di lakukan sebagai upaya pengawasan terhadap mobilitas masyarakat.

“Saya mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghentikan operasional bus AKAP, walaupun akhirnya kebijakan ini ditunda. Padahal, ini penting sekali demi menghindari penyebaran corona ke daerah-daerah dengan fasilitas kesehatan yang lebih terbatas dibanding Jakarta,” ujar anggota DPR Ahmad Sahroni di Jakarta kemarin.

Sahroni mengingatkan pemerintah bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama. Dalam kondisi darurat seperti saat ini harusnya pemerintah memprioritaskan keselamatan jiwa warga dibanding pertimbangan ekonomi. “Ini kondisi sudah darurat. Pemerintah sudah harus betul-betul memikirkan keselamatan warganya,” kata politikus Partai Nasdem ini. (Baca: Anies Siapkan Pembagian Masker Gratis Bagi Warga)

Wakil Ketua Komisi III DPR ini mengingatkan pemerintah untuk bertindak seperti halnya Presiden Ghana AkufoAddo yang ketika mengumumkan kebijakan partial lockdown di Ghana. Presiden Ghana, kata dia, menyebut tahu cara menghidupkan kembali perekonomian, tapi dia tidak tahu cara menghidupkan kembali manusia. “Apakah pemerintah kita sudah ada pertimbangan seperti itu?” tanya Sahroni.

Pemprov DKI Jakarta sangat berharap ada arahan dari Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi selaku Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Perhubungan Luhut Panjaitan terkait penghentian layanan bus AKAP.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, sebenarnya penghentian layanan bus AKAP dari dan ke Jakarta yang ditunda sudah dilakukan pembahasan berkali-kali dan terakhir Minggu (29/3/2020). Dalam rapat itu disepakati bahwa penghentian layanan bus AKAP dilakukan Senin (30/3/2020) pukul 18.00 WIB. “Nah, kami dari Dishub, setelah ada arahan dari Pak Menko bahwa ini ditunda dulu ya ditunda. Kami harap setelah ini ada arahan,” kata Syafrin.

Dia menjelaskan, perizinan bus AKAP memang kewenangan Kemenhub. Namun, perlu dipahami bahwa Jakarta sudah jadi episentrumnya wabah virus corona. Artinya, yang sehat keluar dari Jakarta itu sebetulnya bisa saja sudah terpapar.
Begitu yang bersangkutan menjadi carrier (pembawa wabah) buat masyarakat lain yang di luar zona merah. Itu sebenarnya yang dikhawatirkan Pemprov DKI. (Baca juga: DKI Tunggu Arahan Menko Luhut untuk Penghentian Operasi Bus AKAP)

“Kita juga paham bahwa kapasitas rumah sakit di daerah sangat terbatas. Pak Gubernur sebelumnya sudah meminta adanya karantina wilayah untuk mencegah eksodus dari Jakarta keluar atau dari daerah ke Jakarta. Jakarta kan sudah zona merah, nah ini yang kita harapkan. Tapi enggak apa-apa kita tunggu dulu,” ucapnya.

Sebelumnya surat perihal penghentian layanan bus AKAP, antar jemput antar provinsi (AJAP) dan bus pariwisata milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah beredar. Dalam surat tersebut penghentian layanan berlaku Senin (30/3/2020) mulai pukul 18.00 WIB, namun tiba-tiba dibatalkan oleh Kemenhub. (Kiswondari/Bimasetiyadi)
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Bagikan...
Pemprov DKI Bagikan 20 Juta Masker Gratis kepada Warga
Ini Kriteria Penerima...
Ini Kriteria Penerima Bansos Dampak Covid-19 dari Pemprov DKI
Pengusaha Tempat Hiburan...
Pengusaha Tempat Hiburan Malam Merasa Didiskreditkan Pemprov DKI
Pemprov DKI Akan Buka...
Pemprov DKI Akan Buka Tempat Hiburan Kalau Kasus Positif COVID-19 Menurun
DKI Terima Bantuan 2.000...
DKI Terima Bantuan 2.000 Rapid Test untuk Ibu Hamil
Temui Wagub Riza Patria,...
Temui Wagub Riza Patria, Sapma PP DKI Siap Bantu Pemprov Lawan Covid-19
Berita Terkini
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
38 menit yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
1 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
4 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
4 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
7 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
7 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved