Jangan Khawatir, Kandungan Disinfektan Dipastikan Aman untuk Manusia

Selasa, 24 Maret 2020 - 16:34 WIB
Jangan Khawatir, Kandungan...
Jangan Khawatir, Kandungan Disinfektan Dipastikan Aman untuk Manusia
A A A
SURABAYA - Pemerintah (Pemkot) Kota Surabaya memastikan kandungan yang digunakan dalam bahan penyemprotan disinfektan aman, baik untuk lingkungan maupun manusia.

Penjelasan ini disampaikan ketika banyak pertanyaan dari masyarakat yang takut terkena disinfektan ketika penyemprotan dilakukan di kampong-kampung. Bahan disinfektan sendiri memiliki kandungan Benzalkonium Chloride yang biasa digunakan dalam produk antiseptik, seperti sampo, sabun, dan obat tetes mata.

Kepala Bidang Peternakan dan Penyuluhan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Meita Irene Wowor menuturkan, kandungan Benzalkonium Chloride tersebut biasa digunakan dalam produk sehari-hari yang dipakai manusia."Bahan Benzalkonium Chloride ini umum digunakan sebagai bahan antiseptik dan disinfektan. Mulai obat tetes mata, sampo, dan hand sanitizer," kata Meita, Selasa (24/3/2020). (Baca juga: Ini Skenario Jateng Antisipasi Kemungkinan Terburuk Pandemi Corona )
Ia melanjutkan, kandungan Benzalkonium Chloride ini dapat berfungsi untuk membunuh jamur, virus, serta mikroorganisme yang lain. Bahan tersebut merupakan zat kimia yang berfungsi sebagai antiseptik jika digunakan dalam konsentrasi rendah. Tetapi juga dapat berfungsi sebagai disinfektan jika digunakan dalam konsentrasi tinggi.

"Kalau secara keamanan, baik untuk lingkungan ataupun manusia, yang punya kita (produksi mandiri) ini lebih ramah. Jadi, kita pastikan aman baik dari sisi konsentrasinya maupun bahannya," jelasnya.

Karena itu, pihaknya memastikan, jika bahan dasar penyemprotan disinfektan ini aman untuk manusia. Apalagi, isi kandungan dalam bahan tersebut, merupakan salah satu bahan kimia yang digunakan sebagai antiseptik.

“Jadi kandungan isinya yang kita gunakan dalam penyemprotan merupakan bahan kimia yang biasa digunakan antiseptik, bukan antibiotik,” tegasnya. (Baca juga: Tangkal Virus Corona Dengan Berjemur di Sinar Matahari )

Menurutnya, upaya penyemprotan disinfektan yang dilakukan Pemkot Surabaya ini sebagai langkah preventif atau pencegahan terhadap penyebaran Covid-19. Namun begitu, penyemprotan disinfektan bukanlah sebagai langkah pengobatan atau kuratif.

“Kita pastikan bahan penyemprotan ini aman, bahkan juga biasa digunakan sebagai bahan obat tetes mata," jelasnya.

Perlu diketahui, bahwa Pemkot Surabaya secara masif terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan membagikan hand sanitizer gratis, melakukan pemasangan bilik sterilisasi, hingga penyemprotan disinfektan ke berbagai wilayah di Kota Surabaya.

Mereka juga memanfaatkan teknologi drone dalam proses penyemprotan tersebut. Berbagai upaya yang dilakukan ini, semata-mata hanya untuk melindugi warga Kota Surabaya dari penyebaran virus Corona.
(pur)
Berita Terkait
Update Hasil Rapid Test,...
Update Hasil Rapid Test, 1.644 Warga Jabar Terindikasi Positif Terinfeksi Corona
Target Test PCR Belum...
Target Test PCR Belum Penuhi Target, Sehari Baru Bisa 7.000 Spesimen
Masuk Fase New Normal,...
Masuk Fase New Normal, PPSDM Geominerba Lakukan Rapid Test Seluruh Pegawai
RDMP Balikpapan JO Serahkan...
RDMP Balikpapan JO Serahkan 1.000 Alat Rapid Tes ke Warga Balikpapan
Ikut Rapid Test Massal,...
Ikut Rapid Test Massal, 3 Pedagang di Parepare Reaktif Virus Corona
Bantu Pemkot Bekasi...
Bantu Pemkot Bekasi Perang Lawan Corona, Prabowo Serahkan 5.000 Rapid Test Kit
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
4 jam yang lalu
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
5 jam yang lalu
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
6 jam yang lalu
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
7 jam yang lalu
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
8 jam yang lalu
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
8 jam yang lalu
Infografis
Rusia Peringatkan Jangan...
Rusia Peringatkan Jangan Uji Kesabarannya untuk Gunakan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved