Bikin Resah, Penyebar Hoaks Corona Harus Ditangkap!

Rabu, 18 Maret 2020 - 12:52 WIB
Bikin Resah, Penyebar...
Bikin Resah, Penyebar Hoaks Corona Harus Ditangkap!
A A A
JAKARTA - Belakangan banyak video yang bertebaran di media sosial bernarasi mengaitkan dengan virus Corona (COVID-19). Narasi-narasi hoaks ini jelas meresahkan dan hanya memperkeruh situasi di tengah upaya mengatasi virus Corona.

Kriminolog Universitas Indonesia Ferdinand Andi Lolo mengatakan, dalam menangkal penyebaran video hoaks ini, aparat kepolisian harus bertindak tegas dengan menangkap pelaku pembuat video dan diberikan sanksi tegas.

"Yang perlu diperhatikan yakni memastikan video atau berita dimaksud betul-betul hoaks. Jika sudah dipastikan, segera diproses hukum," kata Andi saat dihubungi SINDOnews, Rabu (18/3/2020). (Baca juga: Menkominfo Sebut Ada 60 Hoaks Soal Corona dan Berpotensi Bertambah)

Menurut dia, jika konten video atau pemberitaan terkait virus Corona semakin menebar narasi-narasi negatif maka itu merupakan sebuah tindakan kriminal, dimana sifatnya yang memanfaatkan sistuasi. "Aparat harus berani mengenakan hukuman maksimal, karena kejahatan dilakukan dalam kondisi darurat," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan agar kepolisian tidak takut untuk memberikan hukuman setimpal atas perbuatan orang tidak bertanggung jawab yang ingin memperkeruh suasana ditangah merebaknya wabah virus Corona di Tanah Air. Jangan sampai akibat ulah mereka terjadi permusuhan hingga masyarakat kembali terpolarisasi.

"Permintaan maaf pelaku tidak perlu dipertimbangkan jika dia dalam keadaan sehat psikis dan fisiknya. Setiap tindakan hukum yang tegas agar diumumkan dengan menyebut nama pelakunya agar menjadi peringatan tegas kepada masyarakat jangan menimbulkan kepanikan massal akibat menyebarkan berita bohong," tegasnya.

Diketahui, belakangan banyak video hoaks terkait virus Corona . Seperti sebuah video adanya penumpang KRL Commuter Line yang lemas lalu dibantu sejumlah petugas di Stasiun Stasiun Duren Kalibata. Dalam video berdurasi 10 detik itu, si perekam menyebut bahwa penumpang tersebut terserang virus Corona.

"Waduh, waduh, waduh, Corona ini, waduh waduh waduh," kata pria dalam video tersebut. (Baca juga: Video Hoaks Pengguna KRL Disebut Terpapar Corona, Begini Faktanya)

Padahal faktanya, saat itu petugas KCI di Stasiut Duren Kalibata sedang menolong penumpang KRL yang lemas di dalam KRL No 1364 relasi Bogor-Jantinegara saat berhenti di stasiun tersebut pada Sabtu (14/3/2020) sekitar pukul 11.40 WIB.

Dalam video lain yang viral, ada seorang pria tergeletak di pinggir jalan, lalu dirasakin seakan-seakan terpapar COVID-19. "Takutnya dia Corona loh. Tolong, jangan disentuh, jangan disentuh," kata pria dalam video berdurasi 20 detik itu.

Ada juga video seorang wanita tergeletak di sebuah restoran. Tampak pungunjung tidak ada yang berani mendekat. Namun setelah suhu tubuhnya dicek oleh karyawan restoran, tidak menandakan gejala orang terkena virus Corona. Suhu tubuhnya hanya 27 derajat.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra, sebelumnya mengatakan, sejauh ini Polri telah menangani 22 kasus terkait hoaks virus Corona, baik yang ditangani oleh Bareskrim Polri maupun di jajaran Polda. (Baca: Polisi Tetapkan 22 Tersangka Penyebaran Hoaks Virus Corona)

"Polisi akan terus melakukan patroli siber guna mencegah penyebaran hoaks tentang virus Corona yang membuat masyarakat resah dan panik," katanya kepada wartawan, Selasa (17/3/2020).
(thm)
Berita Terkait
Polri Sebut Penangkapan...
Polri Sebut Penangkapan dr Lois Terkait Hoaks Virus Corona
Perangi Hoaks Covid-19,...
Perangi Hoaks Covid-19, UEA Berlakukan Denda Rp82 Juta
Polisi Sebut Sudah Tangani...
Polisi Sebut Sudah Tangani 101 Kasus Penyebaran Hoaks Corona
Kemakan Hoax Kandungan...
Kemakan Hoax Kandungan Zat Setan, Warga Bolovia Ogah Divaksin
Video Kemenag soal Boleh...
Video Kemenag soal Boleh Gelar Kegiatan saat Ramadan Adalah Hoaks
Lawan Hoax di Masa Pandemi...
Lawan Hoax di Masa Pandemi Corona, KPK-Pemkab OKI Gandeng Media
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
22 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved