Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng Bertambah Jadi 2 Orang

Selasa, 17 Maret 2020 - 16:33 WIB
Pasien Positif Corona...
Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng Bertambah Jadi 2 Orang
A A A
SEMARANG - Jumlah korban meninggal akibat virus corona (COVID-19) di Jateng bertambah. Seorang warga Semarang yang dirawat di RSUP Dr Kariadi meregang nyawa akibat terinfeksi corona.

Hingga Selasa (17/3/2020) sudah ada 2 pasien positif corona di Jateng yang meninggal dunia. Sebelumnya, 1 pasien positif corona meninggal di RSUD Moewardi Solo. (Baca juga: Pemerintah Perlu Deklarasikan Perang Total terhadap Virus Corona)

Pasien yang meninggal ke 2 akibat virus corona itu diketahui menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 03.48 WIB, Selasa (17/3/2020), setelah menjalani perawatan beberapa hari di ruang isolasi RSUP Dr Kariadi Semarang. "Dimakamkan hari ini. dia warga Semarang," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo di Semarang, Selasa (17/3/2020).

Menurutnya, pasien positif corona itu masuk RS Kariadi pada 10 Maret 2020. Warga Semarang berusia 43 tahun ini merupakan pasien rujukan dari rumah sakit swasta di Semarang.

"Sebelumnya pasien menderita sakit lain, bukan COVID-19. Dirawat di rumah sakit swasta bahkan pernah pindah ke rumah sakit swasta lain. Sehingga karena kondisinya menurun, terus (mungkin) terkena (COVID-19) itu," jelasnya.

Dia mengatakan bahwa pasien meninggal dinyatakan terinfeksi virus corona setelah keluar hasil uji laboratorium dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan pada Kementerian Kesehatan pada Senin (16/3/2020) sore. "Dari Kemenkes kemarin sore dinyatakan positif. Terus tadi pagi tadi meninggal," bebernya.

Sementara, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, mengungkapkan keseluruhan pasien di Jateng yang terinfeksi virus korona per hari ini berjumlah enam orang. "Empat pasien masih dirawat dan dua meninggal," ungkap Ganjar.

Dia menyebutkan, per hari ini Jawa Tengah ada 1005 warga Jateng yang masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP) terkait virus corona. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 70 orang. "Di antara mereka, yang sudah pulang 24 orang," katanya.
(shf)
Berita Terkait
Dinyatakan Sembuh, Dokter...
Dinyatakan Sembuh, Dokter di Blitar Kembali Terjangkit Positif COVID-19
Menggembirakan, Hari...
Menggembirakan, Hari Ini Kasus Positif Corona dan Meninggal di Jabar Tak Bertambah
Pasien Meninggal Positif...
Pasien Meninggal Positif Corona, Blora Kini Zona Merah
Reuters Sebut 2.212...
Reuters Sebut 2.212 Orang Indonesia Meninggal Bergejala Terinfeksi Corona
Warga Sambut Meriah...
Warga Sambut Meriah Kedatangan Pasien Sembuh dari Corona di Pandeglang
Ini Kronologi Pengungkapan...
Ini Kronologi Pengungkapan Kasus Pegawai Minimarket di Antapani Positif Corona
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
2 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
6 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
7 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
7 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
7 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
7 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved