Kapolda Papua: Tindakan KKB Menakuti Warga Adalah Bentuk Premanisme

Sabtu, 14 Maret 2020 - 00:08 WIB
Kapolda Papua: Tindakan...
Kapolda Papua: Tindakan KKB Menakuti Warga Adalah Bentuk Premanisme
A A A
JAYAPURA - Tindakan penyerangan terhadap aparat TNI-Polri dan aksi pengancaman terhadap warga masyarakat di wilayah Tembagapura, Mimika oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dinilai bukan sebuah perjuangan, melainkan premanisme.

Bagaimana tidak, kelompok kriminal berdalih perjuangan ini selalu melalukan aksi teror kepada masyarakat.

"Mereka ini seperti preman karena hidupnya hanya melakukan kekerasan dan mengangancam masyarakat, pengusaha dan aparat yang melakukan pengamanan di Tembagapura. Jadi tindakan mereka ini bukan sebuah perjuangan yang sering di klaim oleh mereka," kata Kapolda Irjen Pol. Paulus Waterpauw kepada awak media di Abepura, Jumat (13/3/2020) malam.

Kapolda mengaku, penyebutan preman kepada KKB cukup beralasan karena selama ini mereka hidup dari hasil rampasan yang diperoleh dari masyarakat.

"Apa yang mereka inginkan harus dipenuhi. Misalkan mereka perlu makanan, maka harus melakukan teror sehingga masyarakat ketakutan dengan tingkah laku mereka," katanya.

Termasuk jika kelompok tersebut membutuhkan anggaran, aparat kampung akan diteror untuk memberikan sejumlah uang dengan dalih untuk pergerakan. "Begitu juga jika butuh dana, pasti aparat kampung yang diteror. Intinya mereka melakukan semua dengan ancaman dan kekerasan," akunya.

Kapolda mengungkap perilaku kelompok KKB yang sangat dibenci adalah tindakan pelecehan seksual kepada wanita muda. "Yang paling trauma merasakan kejahatan kelompok kriminal ini adalah wanita, khususnya wanita yang masih muda karena sering mengalami pelecehan seksual. Ini yang menjadikan masyarakat di sekitar Distrik Tembagapura memilih mengungsi dan paling banyak didominasi oleh wanita dan anak-anak," ungkapnya.

Dengan kekerasan yang sering dilakukan tersebut, kapolda menegaskan bahwa tindakan penegakan hukum wajib dilakukan aparat kepada kelompok kriminal bersenjata. "Sebagai penegak hukum, maka sudah menjadi tugas kami untuk menindak mereka. Kita tetap melakukan upaya pengejaran guna penegakan hukum," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Seruan Moral Forum Papua
Seruan Moral Forum Papua
Peningkatan Kesejahteraan...
Peningkatan Kesejahteraan Dinilai Bisa Jadi Solusi untuk Masalah di Papua
Rombongan Kapolres Maybrat...
Rombongan Kapolres Maybrat Polda Papua Barat Ditembaki Kelompok Bersenjata
Pascapenyerangan OTK,...
Pascapenyerangan OTK, Kapolda Papua dan Pangdam Dijadwalkan Kunjungi Yahukimo
1 Warga Pendatang Tewas...
1 Warga Pendatang Tewas Diserang Panah-Parang Kelompok Bersenjata di Yahukimo
Buru Kelompok Bersenjata...
Buru Kelompok Bersenjata Aparat Gabungan Diserang, 2 Orang Ditangkap
Berita Terkini
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
52 menit yang lalu
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
3 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
4 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
5 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
13 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved