300 Personel Polri dan TNI Siaga di Lokasi Bentrok Adonara Flores

Sabtu, 07 Maret 2020 - 20:11 WIB
300 Personel Polri dan...
300 Personel Polri dan TNI Siaga di Lokasi Bentrok Adonara Flores
A A A
FLORES TIMUR - Sebanyak 300 personel Polri dan TNI telah dikerahkan untuk menjaga keamanan pascabentrokan di Desa Sandosi, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolres Flores Timur AKB Deny Abraham mengemukakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Sandosi sudah terkendali setelah konflik antarwarga di wilayah perkebunan Wulen Wata yang menewaskan sebanyak 6 orang pada Kamis pagi (5/3/2020). (Baca juga: 6 Warga Flores Timur NTT Tewas Akibat Bentrokan Dimakamkan)

Hingah Sabtu sore (7/3/2020) situasi aman dan semua personel siaga di daerah bentrok di Adonara. Deny yang berada di Desa Sandosi bersama-sama dengan kepala desa setempat sedang melakukan upaya pengendalian situasi.

Selain kepala desa, pihaknya juga melakukan pendekatan dengan unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) dan tokoh-tokoh adat setempat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar bisa kondusif.

Kapolres mengaku telah mengerahkan personel dari Polres Flores Timur dan jajaran Polsek sebanyak 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) berjumlah sekitar 100 orang.

Selain itu personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) juga dikirim dari daerah lain, di antaranya Kabupaten Lembata sebanyak 1 SST (Satuan Setingkat Peleton) berjumlah 30 orang, Kabupaten Sikka 1 SST, Dalmas Polda NTT 1 SST, serta personel Brimob dari Sikka 1 SKK.

Bantuan pengamanan situasi juga dilakukan personel TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) setempat sebanyak 1 SST.

Menurut warga, bentrokan bermula saat seorang warga, Hendrik mendatangi kebun dan hendak mencabut kelapa yang ditanam warga lainnya, Moses. Keluarga Hendrik beralasan, kebun itu adalah miliknya dan penanaman kelapa itu sebagai penyerobotan.

Mendengar aksi pencabutan pohon itu, keluarga Moses mendatangi lokasi hingga terjadi perkelahian antarwarga. Moses dan 3 kerabatnya tewas. Adapun dua korban lainnya adalah dari keluarga Hendrik. Semua korban berprofesi sebagai petani.
(shf)
Berita Terkait
Bentrokan Pecah di Tuapukan...
Bentrokan Pecah di Tuapukan Kupang, Satu Tewas dan Tujuh Rumah Ludes Dibakar
13 Provokator Bentrok...
13 Provokator Bentrok di Tuapukan Kupang Ditangkap Polisi, Barang Bukti Alat untuk Perang Diamankan
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Bentrok Antarpemuda...
Bentrok Antarpemuda Pecah di Medan, Botol dan Batu Beterbangan di Jalan
Polres Tapanuli Selatan...
Polres Tapanuli Selatan Buru Dalang Bentrok Warga dari Dua Desa
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Berita Terkini
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
12 menit yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
1 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
3 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
11 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
11 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
12 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved