Terobsesi dari Film, Remaja Habisi Nyawa Bocah 6 Tahun di Sawah Besar

Jum'at, 06 Maret 2020 - 20:26 WIB
Terobsesi dari Film,...
Terobsesi dari Film, Remaja Habisi Nyawa Bocah 6 Tahun di Sawah Besar
A A A
JAKARTA - Seorang remaja 15 tahun berinisial NF, nekat menghabisi nyawa bocah berusia 6 tahun, AP, di kawasan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. NF menghabisi nyawa AP dengan cara menenggelamkan korban ke dalam bak air.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, mengatakan, NF menghabisi nyawa AP lantaran terobsesi dengan sebuah film pembunuhan yang pernah ditontonnya.

"Dia membunuh karena terinspirasi oleh film yang berbau pembunuhan" ujar Heru saat melakukan olah TKP, Jumat (6/3/2020). (Baca: Pembunuhan di Cakung, Riekke Dihabisi karena Kerap Menghina Pelaku)

Aksi pelaku berlangsung pada Kamis (5/3/2020) sore. Bermula saat AP diajak ke kamar mandi dan disuruh mengambil mainan oleh pelaku. NF lalu membunuh AP dengan cara ditenggelamkan beberapa kali.

"Jadi si anak diajak ke kamar mandi lalu disuruh ambil mainan yang ada di dalam. Setelah anak itu berada di dalam bak baru ditenggelamkan. Sekitar 5 menit dia nongol ditenggelamkam lagi baru dicolok lehernya. Setelah lemas baru diangkat naik ke atas, ditidurkan," ungkap Heru.

Tak puas, ketika korban tidak lagi berdaya dan banyak mengeluarkan darah, pelaku selanjutnya menyumpalkan tisu ke leher korban. Korban lalu dimasukkan ke dalam lemari dan ditinggal pergi.

"Awalnya mau dibuang tapi karena menjelang sore disimpan ke lemari," ucap Heru. (Baca juga: Pria 72 Tahun Tikam Istri hingga Tewas di Tangerang)

Mirisnya, pelaku membunuh korban secara sadar. Bahkan pelaku sama sekali tidak menyesal dan malah merasa puas atas perbuatannya membunuh AP di bak mandi.

"Ini lagi didalami karena unik. Dia sadar diri dan menyatakan tidak menyesal. Tapi dia merasa puas. Ini butuh pendalaman karena kami butuh psikiater," tukasnya.

Kasus ini terungkap setelah pelaku menyerahkan diri. Awalnya pelaku kebingungan akan ulahnya itu. Esok hari setelah pembunuhan itu, dia sempat berangkat ke sekolah mengenakan seragam.

"Di jalan dia melepas seragam dan melaporkan diri sudah melakukan pembunuhan ke Polsek Taman Sari. Setelah dicek TKP di Sawah Besar, dari Taman Sari menghubungi Polsek Sawah Besar, lalu dicek ke dalam lemari, benar ada sosok mayat," tukas Heru.
(thm)
Berita Terkait
Polres Tegal Rilis Kasus...
Polres Tegal Rilis Kasus Pembunuhan Satu Keluarga
Polres Jakpus Berikan...
Polres Jakpus Berikan Penghargaan Kepada Relawan Vaksinasi Merdeka
Polres Metro Jakpus...
Polres Metro Jakpus Ungkap Home Industry Ineks Palsu
Polres Jakpus Gagalkan...
Polres Jakpus Gagalkan Peredaran 20,9 Kg Sabu
Kamarudin Simanjuntak...
Kamarudin Simanjuntak Dilaporkan Dirut Taspen ke Polres Jakpus
2 Ekskutor Penganiayaan...
2 Ekskutor Penganiayaan Sadis Dibekuk Polres Baubau
Berita Terkini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
3 menit yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
31 menit yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
37 menit yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
1 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
1 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
1 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved