Kawasan Hutan dan Lahan di Sigumoi Sumut Terbakar

Rabu, 04 Maret 2020 - 14:07 WIB
Kawasan Hutan dan Lahan...
Kawasan Hutan dan Lahan di Sigumoi Sumut Terbakar
A A A
JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) terjadi di Sigumoi, Paropo I, Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Insiden ini terjadi pada Rabu (4/3/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo menjelaskan bahwa berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi, kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. (Baca juga: Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Nunukan)

"Kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab terjadinya kebakaran. BPBD menyebutkan dampak kebakaran hutan dan lahan ini seluas 0,5 hektare," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2020).

Kondisi terakhir dilaporkan api sudah bisa dipadamkan oleh tim gabungan dari BPBD, Manggala Agni dan Babinsa. "Mereka berhasil melakukan pemadaman secara manual sehingga api tidak meluas," tandasnya.

Diketahui sehari sebelumnya, Selasa (3/3/2020), Karhutla juga terjadi di wilayah Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. "Kejadian berlangsung sekitar pukul 14.23 waktu setempat (Wita). Wilayah yang terbakar berupa lahan gambut dengan semak belukar, pohon karet dan sawit. Perhitungan lapangan terhadap luas hutan dan lahan terbakar mencapai 3 hektar. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang," ungkap Agus.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Manggala Angni, organisasi perangkat daerah dan warga melakukan pemadaman dengan dukungan peralatan dan kendaraan. Tim gabungan akan melanjutkan pemadaman dan pendinginan pada Rabu (4/3/2020) sehingga diharapkan api tidak meluas.

"Kejadian kebakaran telah diprakirakan mengingat kondisi curah hujan yang rendah hingga menengah pada Maret 2020," ujarnya. Dia menyebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa potensi titik panas atau hot spot dapat terjadi di wilayah Sumatera bagian utara, Riau, dan Aceh.

"BNPB memonitor titik panas yang telah terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara dari awal tahun hingga akhir Februari 2020," jelasnya.
(shf)
Berita Terkait
Nenek 80 Tahun Tewas...
Nenek 80 Tahun Tewas Terjebak Api Dalam Kebakaran Rumah di Dairi
Waspada! BNPB Sebut...
Waspada! BNPB Sebut Ada Potensi Peningkatan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Dalam 5 Bulan 472 Hektare...
Dalam 5 Bulan 472 Hektare Lahan di Sumsel Terbakar, Terbanyak di Kabupaten OKI
Waspada Karhutla! BNPB...
Waspada Karhutla! BNPB Deteksi 2.102 Titik Api di Sumatera Selatan hingga Juli 2025
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Kebakaran Hutan Landa...
Kebakaran Hutan Landa Kabupaten Sikka, Api Terus Merembet di Dekat Permukiman Warga
Berita Terkini
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
19 menit yang lalu
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
1 jam yang lalu
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
1 jam yang lalu
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
1 jam yang lalu
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
2 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved