Gengster Membabi Buta di Serpong, Bacok Warga dan Rampok Motor
Selasa, 03 Maret 2020 - 00:32 WIB
Gengster Membabi Buta di Serpong, Bacok Warga dan Rampok Motor
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Geng motor kembali berulah di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Aksinya kali ini sangat meresahkan warga karena mereka menyerang membabi buta.
Tiga orang remaja terluka dalam peristiwa ini. Satu orang diantaranya bahkan meregang nyawa. Korban tewas diketahui bernama Ahmad Fauzi. Sedangkan dua orang lagi sekarat, yakni Deni Saputra dan Moh Rizki Fadilah.
Ketiganya mengalami luka bacok yang serius di beberapa bagian tubuh. Korban tewas luka bacok pada bagian lengan atas sebelah kanan, dan tiga luka terbuka di dada kanan. Sedangkan Deni menderita luka robek di bagian kepala.
Kapolsek Serpong Kompol Stephanus Luckyto mengatakan, pihaknya masih belum bisa memastikan geng motor tersebut berasal dari kelompok mana. Karena hingga saat ini belum satu pelaku pun yang berhasil diciduk.
"Belum kita pastikan nanti setelah pelaku tertangkap baru diketahui asal dan motif mereka," kata Kompol Luckyto, di Polsek Serpong, Senin (2/3/2020).
Menurut dia, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 1 Maret 2020 pagi, sekitar pukul 04.00 WIB. Kejadian berlangsung di depan Ruko Fortune FB/C-06, Jalan Graha Raya, Kampung Kayu Gede, Kelurahan Pakujay, Kecamatan Serpong Utara, Tangsel.
"Jadi ketiga korban ini berboncengan naik motor Honda Vario warna hitam. Mereka baru pulang dari kontrakan melewati depan ruko Fortune, dengan cara melawan arus ke arah Ciledug. Situasi saat itu sepi," paparnya.
Saat tengah melintas itulah, mereka bertemu dengan gerombolan bermotor yang sedang konvoi ini. Mereka membawa beraneka macam senjata tajam dan mengayunkannya.
"Jadi saat melintas dari arah sebaliknya itu ketiga korban melihat sekelompok orang dengan menggunakan sepeda motor saling berboncengan, kurang lebih sekitar 10 orang dengan membawa senjata tajam," jelasnya.
Melihat ketiga remaja tersebut, gerombolan geng motor ini pun langsung menyerang mereka dengan menggunakan sajam. Ketiga korban yang panik langsung lari. Mereka meninggalkan motornya dan lari berpencar.
Nahas dialami salah satu remaja yang menjadi korban tewas. Dia berhasil dikejar dan langsung dibacok ke bagian badan. Korban pun jatuh ke aspal. Pada saat itu lah korban dicacah dengan sajam.
"Korban dibacok dengan sajam ke arah badan sehingga mengenai dada sebelah kanan sevanyak 3 kali, dan lengan atas sebelah kanan 1 kali. Setelah korban jatuh bersimbah darah, pelaku langsung kabur," tukasnya.
Akibat serangan membabi buta itu, remaja yang biasa dipanggil Oji ini tewas kehabisan darah. Sedangkan rekannya Deni, menderita luka robek di bagian kepala akibat lemparan batu.
Tidak hanya membunuh korbannya, kawanan gengster ini juga mengambil motor milik korban. Tidak hanya di Serpong, gerombolan geng motor juga berulah di Jalan Ciater Raya, tepatnya depan Soto Sedaap Boyolali.
Dalam aksinya itu, dua orang remaja yang sedang melintas menjadi korban. Keduanya, masing-masing diketahui bernama Muhamad Rama Dani Saputra dan Wido Kurniawan.
Akibat serangan geng motor itu, Muhamad Rama menderita 7 luka jaitan, karena ditusuk dengan sajam dan 12 jaitan di pinggang. Sedangkan rekannya, Wido Kurniawan, saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Medika BSD.
Ayah korban, Namin, mengatakan, aksi geng motor itu sekitar jam 3 pagi. Saat itu, anaknya Rama ingin pulang ke rumah dari arah Pamulang dari arah Ciater. Setibanya di Jalan Ciater, mereka berpapasan geng motor.
"Katanya jumlahnya ada 20 orang. Mereka menenteng senjata tajam dan berteriak-teriak seperti orang marah. Saat itu Rama dibonceng motor oleh Wido," ungkap Namin.
Saat melihat kedua korban, kawanan geng motor ini langsung menyerang kedua remaja itu dengan menggunakan sajam. Kawanan gangster ini, masih usia SMP dan SMA. Mereka hanya ingin melukai para korbannya.
"Anak saya sangat panik, lalu meninggalkan motornya. Dia lari kesebuah gang dan tetap di kejar oleh gerombolan tersebut, lalu diserang. Kalau temannya lari jatuh bangun lima kali tetap dihajar juga, dibacok," tukasnya.
Dengan tubuh penuh luka tusuk dan bacok, Rama dan rekannya akhirnya ditolong petugas sekuriti. Rama mendapat beberapa luka jahitan, sementara Wido masih dirawat.
Tiga orang remaja terluka dalam peristiwa ini. Satu orang diantaranya bahkan meregang nyawa. Korban tewas diketahui bernama Ahmad Fauzi. Sedangkan dua orang lagi sekarat, yakni Deni Saputra dan Moh Rizki Fadilah.
Ketiganya mengalami luka bacok yang serius di beberapa bagian tubuh. Korban tewas luka bacok pada bagian lengan atas sebelah kanan, dan tiga luka terbuka di dada kanan. Sedangkan Deni menderita luka robek di bagian kepala.
Kapolsek Serpong Kompol Stephanus Luckyto mengatakan, pihaknya masih belum bisa memastikan geng motor tersebut berasal dari kelompok mana. Karena hingga saat ini belum satu pelaku pun yang berhasil diciduk.
"Belum kita pastikan nanti setelah pelaku tertangkap baru diketahui asal dan motif mereka," kata Kompol Luckyto, di Polsek Serpong, Senin (2/3/2020).
Menurut dia, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 1 Maret 2020 pagi, sekitar pukul 04.00 WIB. Kejadian berlangsung di depan Ruko Fortune FB/C-06, Jalan Graha Raya, Kampung Kayu Gede, Kelurahan Pakujay, Kecamatan Serpong Utara, Tangsel.
"Jadi ketiga korban ini berboncengan naik motor Honda Vario warna hitam. Mereka baru pulang dari kontrakan melewati depan ruko Fortune, dengan cara melawan arus ke arah Ciledug. Situasi saat itu sepi," paparnya.
Saat tengah melintas itulah, mereka bertemu dengan gerombolan bermotor yang sedang konvoi ini. Mereka membawa beraneka macam senjata tajam dan mengayunkannya.
"Jadi saat melintas dari arah sebaliknya itu ketiga korban melihat sekelompok orang dengan menggunakan sepeda motor saling berboncengan, kurang lebih sekitar 10 orang dengan membawa senjata tajam," jelasnya.
Melihat ketiga remaja tersebut, gerombolan geng motor ini pun langsung menyerang mereka dengan menggunakan sajam. Ketiga korban yang panik langsung lari. Mereka meninggalkan motornya dan lari berpencar.
Nahas dialami salah satu remaja yang menjadi korban tewas. Dia berhasil dikejar dan langsung dibacok ke bagian badan. Korban pun jatuh ke aspal. Pada saat itu lah korban dicacah dengan sajam.
"Korban dibacok dengan sajam ke arah badan sehingga mengenai dada sebelah kanan sevanyak 3 kali, dan lengan atas sebelah kanan 1 kali. Setelah korban jatuh bersimbah darah, pelaku langsung kabur," tukasnya.
Akibat serangan membabi buta itu, remaja yang biasa dipanggil Oji ini tewas kehabisan darah. Sedangkan rekannya Deni, menderita luka robek di bagian kepala akibat lemparan batu.
Tidak hanya membunuh korbannya, kawanan gengster ini juga mengambil motor milik korban. Tidak hanya di Serpong, gerombolan geng motor juga berulah di Jalan Ciater Raya, tepatnya depan Soto Sedaap Boyolali.
Dalam aksinya itu, dua orang remaja yang sedang melintas menjadi korban. Keduanya, masing-masing diketahui bernama Muhamad Rama Dani Saputra dan Wido Kurniawan.
Akibat serangan geng motor itu, Muhamad Rama menderita 7 luka jaitan, karena ditusuk dengan sajam dan 12 jaitan di pinggang. Sedangkan rekannya, Wido Kurniawan, saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Medika BSD.
Ayah korban, Namin, mengatakan, aksi geng motor itu sekitar jam 3 pagi. Saat itu, anaknya Rama ingin pulang ke rumah dari arah Pamulang dari arah Ciater. Setibanya di Jalan Ciater, mereka berpapasan geng motor.
"Katanya jumlahnya ada 20 orang. Mereka menenteng senjata tajam dan berteriak-teriak seperti orang marah. Saat itu Rama dibonceng motor oleh Wido," ungkap Namin.
Saat melihat kedua korban, kawanan geng motor ini langsung menyerang kedua remaja itu dengan menggunakan sajam. Kawanan gangster ini, masih usia SMP dan SMA. Mereka hanya ingin melukai para korbannya.
"Anak saya sangat panik, lalu meninggalkan motornya. Dia lari kesebuah gang dan tetap di kejar oleh gerombolan tersebut, lalu diserang. Kalau temannya lari jatuh bangun lima kali tetap dihajar juga, dibacok," tukasnya.
Dengan tubuh penuh luka tusuk dan bacok, Rama dan rekannya akhirnya ditolong petugas sekuriti. Rama mendapat beberapa luka jahitan, sementara Wido masih dirawat.
(thm)