DPRD Minta Moratorium Revitalisasi TIM untuk Komunikasi dengan Seniman
Kamis, 27 Februari 2020 - 14:51 WIB
DPRD Minta Moratorium Revitalisasi TIM untuk Komunikasi dengan Seniman
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, polemik revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) terjadi karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan seniman kurang komunikasi. Karena itu, proses revitalisasi perlu dimoratorium agar Pemprov dan BUMD bisa berkomunikasi dulu dengan para seniman TIM.
"Permasalahnnya sebetulnya apa yang disampaikan pak Gubernur, punya ide sih baik, tujuan baik, tapi implementasinya enggak ketemu. Saya tahu pemikiran-pemikiran para seniman, di pemikiran dia. Saya bukan seniman pak, saya pembalap mobil. Jadi beda pak. Harusnya kan diajak ngomong, diajak ngomong, diajak ngomong, sampai itu selesai, baru kita putuskan," kata Prasetyo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Ruang Rapat Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).
Sebagai Pimpinan DPRD, Prasetyo melihat, dalam pembahasan harus berkomunikasi dengan semua pihak. Dia sendiri dapat menangkap kegelisahan dari para seniman karena, sebagai Anggota DPRD daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta, tentu saja dirinya yang dituntut, bukan BUMD. Karena, saat Deputi Pariwisata diajak bertemu, ujungnya malah terjadi perdebatan.
"Saya enggak subjektif, saya kritisi ini tapi, hold dulu, coba komunikasi dulu dengan masyarakat dan seniman. Seniman datang ke fraksi kami datang dua kali diterima dan ini kewajiban pemerintah membantu seniman," katanya.
Maka itu, dirinya menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta melakukan komunikasi yang baik dengan seniman. (Baca juga: Dalam Rapat di DPR, Anies Bantah Komersialisasi TIM )
"Itu titik masalahnya. Tapu seharusnya sebagai eksekutif bisa jelaskan itu Deputi bisa menjelaskan itu dan Gubernur menjelaskan itu ke masyarakat, jangan dihindari nih seniman," kata Prasetyo. (Baca juga: Seniman Datangi Fraksi PDIP DKI Jakarta Tolak Komersialisasi TIM )
Karena itu, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini meminta Anies dan jajarannya Pemprov DKI untuk melakukan komunikasi ke masyarakat dan juga seniman.
"Kalau melihat pak saudara Gubernur, saya minta kepada saudara, jajarannya komunikasi ke masyarakat. Kalau pak Gubernur perlihatkan ini bagus pak," desaknya. (Baca juga: Anies, Prasetyo dan Jakpro Hadiri Rapat di DPR Bahas TIM )
"Permasalahnnya sebetulnya apa yang disampaikan pak Gubernur, punya ide sih baik, tujuan baik, tapi implementasinya enggak ketemu. Saya tahu pemikiran-pemikiran para seniman, di pemikiran dia. Saya bukan seniman pak, saya pembalap mobil. Jadi beda pak. Harusnya kan diajak ngomong, diajak ngomong, diajak ngomong, sampai itu selesai, baru kita putuskan," kata Prasetyo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Ruang Rapat Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).
Sebagai Pimpinan DPRD, Prasetyo melihat, dalam pembahasan harus berkomunikasi dengan semua pihak. Dia sendiri dapat menangkap kegelisahan dari para seniman karena, sebagai Anggota DPRD daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta, tentu saja dirinya yang dituntut, bukan BUMD. Karena, saat Deputi Pariwisata diajak bertemu, ujungnya malah terjadi perdebatan.
"Saya enggak subjektif, saya kritisi ini tapi, hold dulu, coba komunikasi dulu dengan masyarakat dan seniman. Seniman datang ke fraksi kami datang dua kali diterima dan ini kewajiban pemerintah membantu seniman," katanya.
Maka itu, dirinya menyarankan agar Pemprov DKI Jakarta melakukan komunikasi yang baik dengan seniman. (Baca juga: Dalam Rapat di DPR, Anies Bantah Komersialisasi TIM )
"Itu titik masalahnya. Tapu seharusnya sebagai eksekutif bisa jelaskan itu Deputi bisa menjelaskan itu dan Gubernur menjelaskan itu ke masyarakat, jangan dihindari nih seniman," kata Prasetyo. (Baca juga: Seniman Datangi Fraksi PDIP DKI Jakarta Tolak Komersialisasi TIM )
Karena itu, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini meminta Anies dan jajarannya Pemprov DKI untuk melakukan komunikasi ke masyarakat dan juga seniman.
"Kalau melihat pak saudara Gubernur, saya minta kepada saudara, jajarannya komunikasi ke masyarakat. Kalau pak Gubernur perlihatkan ini bagus pak," desaknya. (Baca juga: Anies, Prasetyo dan Jakpro Hadiri Rapat di DPR Bahas TIM )
(mhd)