Terseret Banjir, Pemuda 25 Tahun Hilang di Kali Cakung
Rabu, 26 Februari 2020 - 21:00 WIB
Terseret Banjir, Pemuda 25 Tahun Hilang di Kali Cakung
A
A
A
BEKASI - Seorang pemuda bernama Muhammad Faisal (25) dinyatakan hilang tenggelam di Kali Cakung Harapan Baru II, RT 6/2, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Tim SAR gabungan masih mencari keberadaan Faisal.
Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Helmi Rustawelli mengatakan, petugas gabungan masih melakukan penyisiran korban di Kali Cakung menggunakan perahu karet."Korban terseret arus deras Kali Cakung yang saat itu sedang dalam kondisi deras membanjiri permukiman warga," kata Helmi kepada wartawan Rabu (26/2/2020).
Peristiwa hilangnya korban dilaporkan warga pada Selasa, 25 Februari 2020 pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban bersama empat rekannya sedang melihat derasnya arus Kali Cakung. Sebab, kali tersebut menjadi salah satu penyebab wilayah Perumahan Harapan Baru masih kebanjiran hingga kini.
Namun, kata dia, saat melihat derasnya air Kali Cakung tersebut, korban jatuh ke kali tersebut dan langsung terbawa arus dan tenggelam. Sejumlah rekan korban tersebut sempat melakukan pertolongan kepada korban. Sayangnya, derasnya air membuat korban menghilang terbawa arus.
Melihat hal itu, rekan-rekan korban melaporkan kepada petugas yang tengah mengevakuasi korban banjir di perumahan dan diteruskan kepada pihak kepolisian. Petugas gabungan kemudian melakukan penyisiran terhadap korban."Korban hingga kini masih belum ditemukan," ungkapnya.
Tim gabungan masih melakukan penyisiran lewat darat maupun air untuk mencari keberadaan korban tersebut. Apalagi, kondisi permukiman yang berada di bantaran Kali Cakung sebagian masih dilanda banjir."Tim Rescue masih bekerja, doakan saja secepatnya korban bisa ditemukan," ucapnya.
Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Helmi Rustawelli mengatakan, petugas gabungan masih melakukan penyisiran korban di Kali Cakung menggunakan perahu karet."Korban terseret arus deras Kali Cakung yang saat itu sedang dalam kondisi deras membanjiri permukiman warga," kata Helmi kepada wartawan Rabu (26/2/2020).
Peristiwa hilangnya korban dilaporkan warga pada Selasa, 25 Februari 2020 pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban bersama empat rekannya sedang melihat derasnya arus Kali Cakung. Sebab, kali tersebut menjadi salah satu penyebab wilayah Perumahan Harapan Baru masih kebanjiran hingga kini.
Namun, kata dia, saat melihat derasnya air Kali Cakung tersebut, korban jatuh ke kali tersebut dan langsung terbawa arus dan tenggelam. Sejumlah rekan korban tersebut sempat melakukan pertolongan kepada korban. Sayangnya, derasnya air membuat korban menghilang terbawa arus.
Melihat hal itu, rekan-rekan korban melaporkan kepada petugas yang tengah mengevakuasi korban banjir di perumahan dan diteruskan kepada pihak kepolisian. Petugas gabungan kemudian melakukan penyisiran terhadap korban."Korban hingga kini masih belum ditemukan," ungkapnya.
Tim gabungan masih melakukan penyisiran lewat darat maupun air untuk mencari keberadaan korban tersebut. Apalagi, kondisi permukiman yang berada di bantaran Kali Cakung sebagian masih dilanda banjir."Tim Rescue masih bekerja, doakan saja secepatnya korban bisa ditemukan," ucapnya.
(whb)