Bocah 10 Tahun Tewas Terseret Arus Banjir di Belakang Stadion Patriot
Rabu, 26 Februari 2020 - 13:19 WIB
Bocah 10 Tahun Tewas Terseret Arus Banjir di Belakang Stadion Patriot
A
A
A
BEKASI - Seorang bocah tewas tenggelam di selokan Jalan Guntur Jaya persis belakang Kompleks Stadion Patriot Chandrabhaga, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Korban Muhamad Jamil (10), tewas saat bermain di lokasi kejadian.
"Satu korban tewas tenggelam, satu rekannya yang bernama Julian berhasil diselamatkan warga," ungkap Kasubbag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Rabu (26/2/2020).
Erna menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 25 Februari 2020 pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban bermain bersama teman sebayanya bermain di selokan.
Karena saat itu kondisi banjir dan air yang ada di selokan deras, korban kemudian terbawa arus."Kedua bocah masih duduk dibangku SD itu sempat terseret," tuturnya.
Namun, lanjut dia, Julian berhasil memegang dinding selokan. Sementara Jamil tak mampu memegang dinding hingga terseret derasnya air. Melihat rekannya terseret dan tenggelam, Julian kemudian berteriak meminta bala bantuan. Warga yang melihat itu lantas berupaya menyelamatkan korban.
Nahasnya, saat sudah dievakuasi dari selokan, korban sudah dalam kondisi membiru. Warga lalu membawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat. Hanya saja, tim medis menyatakan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan tak bisa diselamatkan.
Sementara orang tua korban menerima kepergian putra tercintanya itu. Orang tua korban juga telah membuat surat menolak agar anaknya dilakukan autopsi. Rencananya jenazah korban akan disemayamkan di Subang, Jawa Barat.
"Satu korban tewas tenggelam, satu rekannya yang bernama Julian berhasil diselamatkan warga," ungkap Kasubbag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Rabu (26/2/2020).
Erna menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 25 Februari 2020 pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban bermain bersama teman sebayanya bermain di selokan.
Karena saat itu kondisi banjir dan air yang ada di selokan deras, korban kemudian terbawa arus."Kedua bocah masih duduk dibangku SD itu sempat terseret," tuturnya.
Namun, lanjut dia, Julian berhasil memegang dinding selokan. Sementara Jamil tak mampu memegang dinding hingga terseret derasnya air. Melihat rekannya terseret dan tenggelam, Julian kemudian berteriak meminta bala bantuan. Warga yang melihat itu lantas berupaya menyelamatkan korban.
Nahasnya, saat sudah dievakuasi dari selokan, korban sudah dalam kondisi membiru. Warga lalu membawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat. Hanya saja, tim medis menyatakan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan tak bisa diselamatkan.
Sementara orang tua korban menerima kepergian putra tercintanya itu. Orang tua korban juga telah membuat surat menolak agar anaknya dilakukan autopsi. Rencananya jenazah korban akan disemayamkan di Subang, Jawa Barat.
(whb)