Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Longsor Terjang 2 Lokasi di Bogor
Senin, 24 Februari 2020 - 15:24 WIB
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Longsor Terjang 2 Lokasi di Bogor
A
A
A
BOGOR - Hujan dengan intensitas sedang dan lebat yang mengguyur wilayah Bogor sejak Senin (24/2/2020) dini hari tadi mengakibatkat tanah longsor di sejumlah titik di Kota Bogor. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, longsor terjadi di dua lokasi.
Longsor pertama terjadi di Kampung Babakan Perumnas, RT 10 RW 06, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. (Baca juga: TMA Katulampat Sempat Siaga 3, Ini Imbauan BMKG Citeko )
"Di lokasi ini, tebing setinggi 20 meter mengalami longsor. Akibatnya, satu rumah warga rusak berat akibat tertimpa material longsor," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Priyatna Syamsyah.
Dia menyebutkan longsor terjadi akibat tanah yang tergerus dari aliran air Sungai Ciliwung. "Tanah longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah tersebut," katanya.
Namun demikian, kata dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sambungnya, saat ini petugas BPBD sudah mengevakuasi warga yang terdampak longsor tersebut. "Kita sudah lakukan assessment dan memasang terpal di lokasi kejadian," paparnya.
Lanjut dia, untuk bencana longsor kedua terjadi di Kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. "Di sana satu rumah warga juga mengalami rusak berat," katanya. (Baca juga: 18 dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Longsor )
Meski begitu, lanjut dia, saat ini dirinya masih menunggu data laporan atas peristiwa yang terjadi di lokasi tersebut. "Kita masih mendata dulu, apakah ada korban atau tidak. Termasuk mendata jumlah kerugiannya. Yang jelas, petugas kita sudah di lokasi untuk penanganan selanjutnya," katanya.
Longsor pertama terjadi di Kampung Babakan Perumnas, RT 10 RW 06, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. (Baca juga: TMA Katulampat Sempat Siaga 3, Ini Imbauan BMKG Citeko )
"Di lokasi ini, tebing setinggi 20 meter mengalami longsor. Akibatnya, satu rumah warga rusak berat akibat tertimpa material longsor," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Priyatna Syamsyah.
Dia menyebutkan longsor terjadi akibat tanah yang tergerus dari aliran air Sungai Ciliwung. "Tanah longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah tersebut," katanya.
Namun demikian, kata dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sambungnya, saat ini petugas BPBD sudah mengevakuasi warga yang terdampak longsor tersebut. "Kita sudah lakukan assessment dan memasang terpal di lokasi kejadian," paparnya.
Lanjut dia, untuk bencana longsor kedua terjadi di Kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. "Di sana satu rumah warga juga mengalami rusak berat," katanya. (Baca juga: 18 dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Longsor )
Meski begitu, lanjut dia, saat ini dirinya masih menunggu data laporan atas peristiwa yang terjadi di lokasi tersebut. "Kita masih mendata dulu, apakah ada korban atau tidak. Termasuk mendata jumlah kerugiannya. Yang jelas, petugas kita sudah di lokasi untuk penanganan selanjutnya," katanya.
(mhd)