Tes CPNS DKI di Kantor Wali Kota Jakbar, 150 Petugas Disiagakan
Senin, 17 Februari 2020 - 15:03 WIB
Tes CPNS DKI di Kantor Wali Kota Jakbar, 150 Petugas Disiagakan
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 150 panitia dikerahkan untuk mengamankan tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diselenggarakan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Mereka disiagakan hingga tes selesai pada Minggu (23/2/2020).
Kepala Suku Badan Kepegawaian Kota Jakarta Barat, Elvriyana, mengatakan, pengerahan para pegawai ini mengacu surat tugas Wali Kota Administrasi Jakarta Barat. Surat tugas yang dikeluarkan sejak 11 Februari itu mengerahkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait.
"Para panitia yang sudah ditugaskan standby dari pukul 6.30 WIB sampai 18.00 WIB," ujar Elvriyana ditemui di lokasi tes, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (17/2/2020). (Baca juga: Gunakan Joki Saat Seleksi, NIK Pelamar CPNS Bakal Diblokir)
Elvriyana melanjutkan, setiap harinya para panitia itu diharuskan mengawal 2.000 perserta CPNS yang mendapatkan lokasi seleksi di Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Setiap sesi terdapat 400 perserta yang mengikuti porses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2020.
"Tes sistem Computer Assisted Test (CAT) dimulai pukul 08.00 WIB. Di sini akan ada 5 sesi setiap hari, setiap sesi waktu 90 menit," jelas Elvriyana.
Diketahui, sebanyak 13.728 pelamar CPNS Pemprov DKI Jakarta akan menjalani tes di Kantor Wali Kota Administrasi Wilayah Jakarta Barat. Tes sudah dimulai Senin pagi. (Baca juga: 13.728 Pelamar CPNS Pemprov DKI Jalani Tes Seleksi Kompetensi Dasar)
Pantauan di lokasi, para petugas berseragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlihat turun mengawasi jalannya seleksi CPNS. Mereka terlibat memandu tata cara seleksi CPNS di Gedung MH Thamrin yang terletak di lantai 2 Gedung B Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Menurut Elvriyana, terdapat 40 sampai 50 petugas Satpol PP dikerahkan untuk pengamanan seleksi CPNS. Selain Satpol PP, dikerahkan juga pegawai dari Sudin Kesehatan Jakarta Barat, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Barat.
"Sudin Kominfotik Jakarta Barat juga kami kerahkan untuk mengamankan kestabilan internet saat registrasi perserta dan pemantauan CCTV," tutup Elvriyana.
Kepala Suku Badan Kepegawaian Kota Jakarta Barat, Elvriyana, mengatakan, pengerahan para pegawai ini mengacu surat tugas Wali Kota Administrasi Jakarta Barat. Surat tugas yang dikeluarkan sejak 11 Februari itu mengerahkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait.
"Para panitia yang sudah ditugaskan standby dari pukul 6.30 WIB sampai 18.00 WIB," ujar Elvriyana ditemui di lokasi tes, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (17/2/2020). (Baca juga: Gunakan Joki Saat Seleksi, NIK Pelamar CPNS Bakal Diblokir)
Elvriyana melanjutkan, setiap harinya para panitia itu diharuskan mengawal 2.000 perserta CPNS yang mendapatkan lokasi seleksi di Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Setiap sesi terdapat 400 perserta yang mengikuti porses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2020.
"Tes sistem Computer Assisted Test (CAT) dimulai pukul 08.00 WIB. Di sini akan ada 5 sesi setiap hari, setiap sesi waktu 90 menit," jelas Elvriyana.
Diketahui, sebanyak 13.728 pelamar CPNS Pemprov DKI Jakarta akan menjalani tes di Kantor Wali Kota Administrasi Wilayah Jakarta Barat. Tes sudah dimulai Senin pagi. (Baca juga: 13.728 Pelamar CPNS Pemprov DKI Jalani Tes Seleksi Kompetensi Dasar)
Pantauan di lokasi, para petugas berseragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlihat turun mengawasi jalannya seleksi CPNS. Mereka terlibat memandu tata cara seleksi CPNS di Gedung MH Thamrin yang terletak di lantai 2 Gedung B Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Menurut Elvriyana, terdapat 40 sampai 50 petugas Satpol PP dikerahkan untuk pengamanan seleksi CPNS. Selain Satpol PP, dikerahkan juga pegawai dari Sudin Kesehatan Jakarta Barat, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Barat.
"Sudin Kominfotik Jakarta Barat juga kami kerahkan untuk mengamankan kestabilan internet saat registrasi perserta dan pemantauan CCTV," tutup Elvriyana.
(thm)