Warga Keberatan Polri Jaga Lahan PT BAU yang Sengketa dengan Masyarakat

Jum'at, 14 Februari 2020 - 20:46 WIB
Warga Keberatan Polri...
Warga Keberatan Polri Jaga Lahan PT BAU yang Sengketa dengan Masyarakat
A A A
LAHAT - Masyarakat Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), keberatan dengan keberadaan personel Polri yang menjaga lahan PT BAU (Bara Alam Utama) di lahan Himbe Kemulau.

Pasalnya, lahan tersebut merupakan lahan sengketa antara masyarakat dengan PT BAU. Tim advokasi masyarakat Ulak Pandan Evan Yusuf menyampaikan, pihaknya menduga ratusan personel Polri dan Brimob untuk mengamankan aktivitas PT BAU di lahan yang masih menjadi sengketa dengan masyarakat.

“Kami sudah dapat informasi bahwa Pihak PT BAU sudah melakukan aktivitas pertambangan kembali bahkan sudah holing,” kata Evan melalui pesan tertulisnya yang diterima redaksi, Jumat (14/2/2020).

Evan menambahkan, sebelum ratusan personel Kepolisian itu turun ke lapangan, dua hari sebelumnya terhembus isu bahwa warga bakal melakukan aksi demo besar-besaran. Padahal nyatanya, kata Evan, tidak ada sama sekali niat warga untuk melakukan aksi demo.

“Sedangkan kami saat mau demo ataupun ada kegiatan keramaian akan selalu berkoordinasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Evan berpendapat, yang dilakukan oleh PT BAU dengan mengerahkan personel kepolisian dikhawatirkan dapat memunculkan konflik. Evan menambahkan, bakal menelusuri kenetralan aparat Kepolisian.

“Padahal polisi menghimbau warga untuk tidak aksi dan memastikan pihak BAU tidak melakukan aktivitas pertambangan sampai sengketa ini selesai, tetapi hari ini justru aparat Kepolisianlah yang pertama kali berada dilokasi pertambangan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi, membenarkan bahwa Polres Lahat menerjunkan ratusan personel dalam rangka melakukan pengamanan.

“Benar, adanya personel yang turun, tapi dalam rangka melakukan pengamanan karena di wilayah itu ada sengketa. Personel turun bukan untuk melindungi aktivitas perusahaan,” kata Supriadi.
(zil)
Berita Terkait
Konflik Lahan, Ayah...
Konflik Lahan, Ayah dan 2 Anak di Banyuasin Bunuh Tetangganya
Eksekusi Lahan di Pesisir...
Eksekusi Lahan di Pesisir Selatan Sumatera Barat Ricuh
Gerbang Sekolah Disegel,...
Gerbang Sekolah Disegel, Guru SMK Terpaksa Memanjat Pagar untuk Pulang
Melawan, Pencuri Belasan...
Melawan, Pencuri Belasan Ponsel dan Laptop Tersungkur Didor
Amran Minta Soal Sengketa Tanah...
Amran Minta Soal Sengketa Tanah Antara Pemkab dan Warga Tempuh Jalur Hukum
Perkara Pemalsuan Dilimpahkan...
Perkara Pemalsuan Dilimpahkan ke Kejari Lahat, Oknum Anggota DPRD Segera Disidang
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
2 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
4 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
5 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
12 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
13 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
14 jam yang lalu
Infografis
5 Negara yang Memilih...
5 Negara yang Memilih Jalur Negosiasi Tarif dengan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved