1 Warga Negara Malaysia Diisolasi karena Terduga Suspect Corona

Rabu, 05 Februari 2020 - 14:05 WIB
1 Warga Negara Malaysia...
1 Warga Negara Malaysia Diisolasi karena Terduga Suspect Corona
A A A
KUTAI KERTANEGARA - Seorang warga negara Malaysia diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim). Pasien dirujuk dari Puskesmas Kecamatan Kembang Janggut karena alami gejala demam, batuk, dan radang tenggorokan.

"Pasien ini adalah warga negara Malaysia yang datang ke perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk melaksanakan tugasnya. Pihak Puskesmas merujuk ke kami karena waspada," kata Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD AM Parikesit, Martina Yulianti, Rabu (5/5/2020).
(Baca juga: Suspect Corona, Warga Kendari Diisolasi di RSUD Bahteramas)


Sesuai dengan pedoman kewaspadaan terhadap Virus Corona, pihak rumah sakit langsung melakukan pemeriksaan terhadap pasien. Sesuai dengan kategori yang ada di pedoman tersebut, lanjut Martina, pasien masuk dalam tahap pemantauan.

"Menurut defenisi operasional pedoman dari Kementerian Kesehatan, pasien ini masuk dalam tahap kategori awal yang paling ringan, yakni pemantauan," katanya. (Baca juga: Diduga Suspect Corona, 1 Warga Batam Diisolasi di RSUD)

Dia menjelaskan, tahap pemantauan dilakukan jika ada riwayat demam, batuk pilek, dan radang tenggorokan. Selain itu, pasien datang dari negara yang dinyatakan tertular. Malaysia adalah salah satu negara yang disebut terdapat pasien suspect virus Corona.

"Tapi untuk ada tidaknya paparan dari pasien ini jelas tidak ada. Karena yang bersangkutan tidak ada kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi atau tidak ada riwayat berkunjung ke rumah sakit yang merawat pasien yang konfrimasi terpapar virus Corona," tambahnya.

Pasien yang terkonfirmasi virus Corona di Malaysia adalah turis asal Wuhan yang berkunjung ke Malaysia. Pasien tersebut dirawat di salah satu rumah sakit di sana.

"Pasien ini tidak ada kontak ke rumah sakit itu. Tidak memenuhi syarat faktor resiko. Hanya pemantauan saja," tandas Martina.

Sebagai bentuk kewaspadaan, pihak rumah sakit mengisolasi pasien WNA Malaysia itu untuk memudahkan pemantauan. Selain itu, pengisolasian pasien berguna agar tidak menimbulkan kekhawatiran dari pasien lainnya. "Kalau demamnya kurang, batuk dan radang tenggorokan kurang, akan kita pindahkan ke ruang biasa," ujarnya.
(shf)
Berita Terkait
WHO: Pasar Wuhan Punya...
WHO: Pasar Wuhan Punya Peran dalam Wabah Virus Corona
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Wuhan Sudah Tes Virus...
Wuhan Sudah Tes Virus Corona untuk 3 Juta Warga Sejak April
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Kabupaten Tasikmalaya...
Kabupaten Tasikmalaya Nihil, Depok Paling Tinggi Jumlah Positif Corona
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
3 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved