Karena Sakit Hati, Dua Pemuda Nekat Bacok Korban hingga Tewas

Rabu, 22 Januari 2020 - 06:20 WIB
Karena Sakit Hati, Dua...
Karena Sakit Hati, Dua Pemuda Nekat Bacok Korban hingga Tewas
A A A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat menangkap pelaku penganiayaan MA (20) dan FS (16). Keduanya nekat menghabisi nyawa F (16) dengan sebilah celurit.

Kejadian penganiyaaan ini berlangsung saat aksi tawuran dua kelompok di kawasan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Minggu (19/1/2020) pagi hari.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto, FS mengajak teman-temannya untuk melakukan aksi tawuran menggunakan media sosial.

"Dia menyebarkan pesan untuk mengajak anak-anak di Kebon Kacang melakukan tawuran dengan kelompok Kampung Bali," kata Heru di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2020).

Dia melanjutkan, mereka yang terpancing emosi langsung melakukan pertemuan di depan Hotel Verce dan melakukan aksi tawuran.

"Kedua pelaku membawa celurit. Mereka memancing dengan memukul-mukul portal hingga mengundang kelompok lainnya melempari batu," jelas Heru.

Kedua kelompok yang janjian tawuran melalui Instagram ini langsung saling baku hantam dan melempar batu. Para pelaku antara kelompok Kebon Kacang dan Kebon Bali saling melempar batu.

"Nah dua tersangka ini langsung menyerang korban. Korban dibacok di bagian kepala belakang. Dia meninggal di rumah sakit Tarakan," ungkap Heru.

Heru mengungkapkan, alasan pelaku sakit hati karena kerap diejek di media sosial. "Mereka melakukan aksi melalui janjian di media sosial. Ini yang mesti kita antisipasi," terang Heru Novianto.

Meskipun begitu, pihaknya belum memastikan apakah pelaku mengonsumsi minuman keras atau narkoba saat melakukan aksinya. "Kami masih melakukan penyelidikan. Saat ini tersangka hanya dua," jelas Heru.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara. Ia mengatakan, polisi selalu bergerak dengan melakukan sejumlah inovasi pengamanan.

Seperti memperbanyak patroli dan dan mendatangi tokoh-tokoh masyarakat setempat. "Kami melakukan manajerial antisipasi yang baik. Dan memberikan inovasi baru dalam bertindak khususnya pencegahan," jelas Heru.
(maf)
Berita Terkait
Polisi Buru Pelaku Tawuran...
Polisi Buru Pelaku Tawuran di Minahasa yang Tewaskan 2 Orang
Tawuran Pecah saat Lomba...
Tawuran Pecah saat Lomba Balap Perahu, 2 Pemuda Dilarikan ke Rumah Sakit
Terungkap! Ini Motif...
Terungkap! Ini Motif Pelaku Tusuk Kelamin Korban dengan Tombak hingga Tewas
Tawuran Warga di Warakas...
Tawuran Warga di Warakas Pecah, Dipicu Salah Bawa Motor dari Bengkel
Tawuran Warga Dua Desa...
Tawuran Warga Dua Desa Pecah, 2 Tewas dan 1 Luka Parah
Mencekam! Tawuran Pemuda...
Mencekam! Tawuran Pemuda di Kolong Underpass Manggarai, Saling Serang Pakai Samurai
Berita Terkini
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
24 menit yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
50 menit yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
50 menit yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
1 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
1 jam yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
3 jam yang lalu
Infografis
Korban Tewas Kebakaran...
Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 24 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved