Desa Banuroja di Gorontalo Ditetapkan Jadi Desa Pancasila

Jum'at, 17 Januari 2020 - 15:27 WIB
Desa Banuroja di Gorontalo...
Desa Banuroja di Gorontalo Ditetapkan Jadi Desa Pancasila
A A A
GORONTALO - Berbagai macam praktik intoleransi di Indonesia membuat resah Rektor Universitas Negeri Gorontalo. Sebab intoleransi yang tinggi di Indonesia akan menjadi bara konflik dan bisa menghambat kemajuan negeri. Di Gorontalo, tepatnya di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, ada sebuah desa yang menjadi teladan praktik toleransi multi etnis dan lintas agama yakni Desa Banuroja.

Banuroja adalah desa yang dihuni oleh sembilan suku (Lombok, Gorontalo, Sangihe, Flores, Minahasa, Bali, Jawa, Toraja dan Batak) dan tiga agama (Islam, Kristen, dan Hindu) dianggap Eduart sebagai miniatur praktik toleransi atas keberagaman di Indonesia.

Banuroja juga memiliki kelembagaan lokal dalam mengatasi konflik lokal, sehingga dalam kurun waktu lebih dari sepuluh tahun, tidak ada sama sekali laporan kriminal yang tercatat di Polsek Randangan.

Atas dasar itu, Universitas Negeri Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato mencanangkan Banuroja menjadi Desa Pancasila pada Kamis, 16 Januari 2019. UNG dan Pemkab Pohuwato melihat jika Indonesia perlu model praktik toleransi sehingga bisa jadi virus kebaikan bagi daerah lain.

“Kami (UNG dan Pemkab Pohuwato) memiliki ikhtiar untuk menjaga keberagaman dan toleransi di Indonesia. Desa Banuroja adalah contoh keteladanan pengelolaan keberagaman dan toleransi di Indonesia,” tegas Eduart Wolok yang juga Rektor Universitas Negeri Gorontalo.

“Banuroja sebagai Desa Pancasila ini adalah hasil praktik toleransi selama puluhan tahun. Penetapan Banuroja sebagai Desa Pancasila adalah persembahan kami untuk Indonesia. Kita perlu membumikan Pancasila bukan saja sebagai ideologi bangsa, namun bagian dari praktek keseharian dari semua insan Pancasila di Indonesia,” jelas Syarief Mbuinga.
(sms)
Berita Terkait
Kabupaten Gorontalo...
Kabupaten Gorontalo Maksimalkan Target Zero Desa Tertinggal
Kampung Adat Praijing,...
Kampung Adat Praijing, Museum Budaya Sumba Barat
Tiga Desa di Kapuas...
Tiga Desa di Kapuas Hulu Sabet Gelar Proklim Utama 2020
Bangkit dari Desa, Manfaatkan...
Bangkit dari Desa, Manfaatkan Peluang Sumber Daya Alam
Kisah Desa Perdikan...
Kisah Desa Perdikan di Tanah Jawa, Disayang Raja hingga Dibebaskan dari Kewajiban Bayar Pajak
Des Ganjar Gorontalo...
Des Ganjar Gorontalo Resmi Dikukuhkan, Siap Sosialisasi Tingkat Desa
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
28 menit yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
2 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
2 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
3 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved