Disinyalir Penyebab Banjir, Tambang Emas Ilegal Gunung Halimun Salak Ditutup

Minggu, 12 Januari 2020 - 14:25 WIB
Disinyalir Penyebab...
Disinyalir Penyebab Banjir, Tambang Emas Ilegal Gunung Halimun Salak Ditutup
A A A
LEBAK - Tim gabungan dari Polda Banten dan TNI menutup dua titik penambangan emas ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak Desa Cidoyong, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten.

"Betul, kita telah melakukan kegiatan Patroli skala besar dalam rangka penertiban terhadap aktivitas penambangan emas tanpa zzin di dua titik di Wilayah Cidoyong Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak," kata Dirkrimsus Polda Banten Kombes Rudi Hananto kepada SINDOnews, Minggu (12/1/2020).

Kedua lokasi penambangan tersebut dilakukan pemasangan garis polisi agar tidak ada lagi aktivitas penambangan. Namun, pada saat itu tidak ada aktivitas penambangan dari para gurandil.

"Sudah kosong pada mengungsi, bisa jadi keluarganya atau sanak family korban dari banjir bandang," ujar Rudi.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi menambahkan, tim gabungan dari unsur Polri berjumlah 70 personel dan TNI 10 personel melakukan patroli guna menghindari bencana banjir bandang dan tanah longsor yang diakibatkan adanya aktivitas penambangan ilegal.

"Kami dari kepolisian Polda Banten dan jajaran akan terus melakukan upaya penyelidikan lebih lanjut, dengan adanya dugaan penambangan liar yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Lebak," kata Edy.

Edy menjelaskan, bilamana dugaan penambangan liar tersebut sudah mencukupi bukti permulaan yang cukup para pelaku penambangan liar akan kami jerat dengan Pasal 158 Undang Undang Pertambangan.

Sebelumnya, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN ) Taman Nasional Gunung Halimun Salak Wilayah I Lebak mencatat seluas 178 haktare lahan sudah beralihfungsi menjadi area penambangan emas.

Jumlah Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di seluruh Kawasan TNGHS terdapat 28 titik, khusus di Kabupaten Lebak ada 22 titik kegiatan PETI. Seperti di blok Cikatumbiri, Ciawitali, Ciburuluk, Ciburiling, Cikopo, Cimandur, Pasiripis, Lebaksamad, Cimari, Cidoyong, Gang Panjang, Cisasak, Cibanteng, Cirotan, Gunung letik.
(zil)
Berita Terkait
Astaga! Pengusaha Tambang...
Astaga! Pengusaha Tambang Pasir Ilegal di Banten Nekat Buka Police Line
Polda Sulut Tangkap...
Polda Sulut Tangkap 2 Pelaku Pembelian Emas dari Tambang Ilegal, 1,8 Kg Disita
Penambang Emas Liar...
Penambang Emas Liar di Kawasan Siguntu Diminta Segera Ditindak
Mahasiswa Desak Pemerintah...
Mahasiswa Desak Pemerintah Tertibkan Tambang Ilegal di Wajo
DPR RI dan Bupati Manokwari...
DPR RI dan Bupati Manokwari Desak Menteri ESDM Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Sungai Wariori
Gerebek Tambang Emas...
Gerebek Tambang Emas Ilegal, Polres Muratara Tangkap 3 Pelaku Penambang Liar
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
3 jam yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
3 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
4 jam yang lalu
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
4 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
4 jam yang lalu
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved