Luapan Sungai Tuntang Ikut Merendam Wilayah Demak, Warga Mengungsi

Kamis, 09 Januari 2020 - 19:31 WIB
Luapan Sungai Tuntang...
Luapan Sungai Tuntang Ikut Merendam Wilayah Demak, Warga Mengungsi
A A A
DEMAK - Banjir akibat meluapnya Sungai Tuntang meluas hingga ke Kabupaten Demak , Jawa Tengah. Sejumlah warga mengungsi ke tanggul akibat rumah-rumah yang mereka tempati terendam banjir.

Luapan air yang berasal dari kawasan Kabupaten Grobogan itu langsung merendam permukiman warga di Demak karena lokasinya lebih rendah. (Baca juga: 4 Warga Terseret Banjir di Grobogan Jateng, Tiga Selamat dan Satu Hilang)
Luapan Sungai Tuntang Ikut Merendam Wilayah Demak, Warga Mengungsi

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak Agus Nugroho mengatakan, banjir diperparah dengan jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo Kecamatan Guntur Demak. Seketika air masuk ke permukiman khususnya Dusun Gobang, Desa Trimulyo. (Baca juga: Banjir Parah, Kabupaten Grobogan Tetapkan Status Tanggap Darurat)

“Penyebab banjir yaitu Sungai Tuntang mendapat kiriman air dari daerah Boyolali kemudian turun ke Grobogan. Di Grobogan ini sudah ada lima titik tanggul jebol, kemudian di Demak satu titik jebol hingga merendam beberapa desa,” kata Agus, Kamis (9/1/2020).
Luapan Sungai Tuntang Ikut Merendam Wilayah Demak, Warga Mengungsi

Menurutnya, petugas BPBD langsung bergerak ke lokasi untuk membantu warga. Aparat TNI, polisi, dan relawan juga hadir guna mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Di antara korban banjir, ibu-ibu dan anak-anak menyelamatkan diri ke atas tanggul.

“Sebenarnya kalimat mengungsi di tanggul ini bisa benar bisa tidak. Karena dia meninggalkan beberapa kendaraan di bawah tanggul karena jalannya sudah terendam. Jadi kalau ditaruh di pinggir tanggul itu tidak terendam,” terangnya.

“Itu yang di tanggul orang laki-laki yang menunggu di situ. Kalau ada ibu-ibu dan menggendong anak di sana perempuan, mereka sekarang sudah dievakuasi mengungsi di Kantor Kecamatan Sayung,” tambah dia.
Luapan Sungai Tuntang Ikut Merendam Wilayah Demak, Warga Mengungsi

Terdapat sedikitnya 160 KK yang rumahnya tak bisa ditempati akibat terendam banjir. Gelontoran air masih bertambah besar karena lebar tanggul yang jebol juga kian lebar.

“Tanggul jebol awalnya sedikit sekarang mungkin sudah 7-10 meter. Untuk banjirnya ya sekira 20-80 cm. Kalau awal banjir itu pelan-pelan naik airnya, kemudian tambah terus (tinggi),” jelasnya.
(shf)
Berita Terkait
BMKG Ungkap 5 Faktor...
BMKG Ungkap 5 Faktor Penyebab Fenomena Banjir di Jateng Berlarut
Pintu Air Sungai Dombo...
Pintu Air Sungai Dombo Sayung Rusak, Desa Prampelan Banjir
Banjir Demak Meluas,...
Banjir Demak Meluas, 25.518 Jiwa Mengungsi
Kerap Kebanjiran Lumpur...
Kerap Kebanjiran Lumpur Proyek, Warga Rusaki Kantor Milik KITB
BNPB: Wilayah Pantura...
BNPB: Wilayah Pantura Jawa Tengah Terdampak Bencana Hidrometeorologi
Sungai Babon Demak Meluap,...
Sungai Babon Demak Meluap, Ratusan Rumah Terendam Banjir
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
1 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
4 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
4 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
4 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
4 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved