Batal ke Lokasi Longsor, Jokowi Tetap Kirim 6.000 Paket Sembako ke Sukajaya Bogor
Minggu, 05 Januari 2020 - 14:28 WIB
Batal ke Lokasi Longsor, Jokowi Tetap Kirim 6.000 Paket Sembako ke Sukajaya Bogor
A
A
A
BOGOR - Meski batal mendarat di lokasi bencana karena terkendala cuaca, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono tetap mengirimkan bantuan. Presiden Jokowi mengirim 6.000 paket sembako kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/1/2020)
Informasi diperoleh menyebutkan ribuan paket sembako tersebut dikirim menggunakan helikopter Super Puma milik TNI AU dari Pangkalan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, Bogor. (Baca juga; Terkendala Cuaca, Helikopter Jokowi Tak Dapat Mendarat di Sukajaya Bogor )
"Iya tadi presiden mencoba mendarat di Sukajaya, namun cuaca berubah-ubah. Jadi hanya dua helikopter yang bisa mendarat. Pak Presiden tidak bisa hadir di sini, jadi kami mewakili Presiden menyampaikan bantuan berupa sembako," kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Tak hanya itu, kata dia, Presiden Jokowi juga menyampaikan beberapa pesan, guna memastikan kebutuhan dasar warga, seperti air dan makanan dapat dengan cepat disiapkan oleh Pemkab Bogor. "Bapak Presiden juga menyampaikan duka cita bagi korban meninggal dan berempati untuk warga yang terkena bencana di Sukajaya," katanya.
Tak hanya itu, kata dia, Presiden Jokowi juga telah memerintahkan Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono untuk segera membuka akses jalan tertutup longsor, sehingga menghambat pasokan logistik di beberapa wilayah.
"Sebab berdasarkan data BNPB di Bogor bagian Barat ini ada 6 desa terisolasi. Kemarin malam alat berat dari Kementerian PUPR sudah masuk untuk membuka semua akses jalan yang masih bekerja sampai hari ini," katanya.
Tak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan akan ada penambahan alat berat disertai material pasir dan batu (sirtu) agar jalan bisa dilewati dengan motor dulu. "Sementara bantuan yang diberikan Jokowi meliputi 6.000 paket sembako. Sesuai jumlah KK yang dilaporkan ada 6.000 jadi ada 6.000 paket sembako untuk warga korban," jelasnya.
Informasi diperoleh menyebutkan ribuan paket sembako tersebut dikirim menggunakan helikopter Super Puma milik TNI AU dari Pangkalan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, Bogor. (Baca juga; Terkendala Cuaca, Helikopter Jokowi Tak Dapat Mendarat di Sukajaya Bogor )
"Iya tadi presiden mencoba mendarat di Sukajaya, namun cuaca berubah-ubah. Jadi hanya dua helikopter yang bisa mendarat. Pak Presiden tidak bisa hadir di sini, jadi kami mewakili Presiden menyampaikan bantuan berupa sembako," kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Tak hanya itu, kata dia, Presiden Jokowi juga menyampaikan beberapa pesan, guna memastikan kebutuhan dasar warga, seperti air dan makanan dapat dengan cepat disiapkan oleh Pemkab Bogor. "Bapak Presiden juga menyampaikan duka cita bagi korban meninggal dan berempati untuk warga yang terkena bencana di Sukajaya," katanya.
Tak hanya itu, kata dia, Presiden Jokowi juga telah memerintahkan Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono untuk segera membuka akses jalan tertutup longsor, sehingga menghambat pasokan logistik di beberapa wilayah.
"Sebab berdasarkan data BNPB di Bogor bagian Barat ini ada 6 desa terisolasi. Kemarin malam alat berat dari Kementerian PUPR sudah masuk untuk membuka semua akses jalan yang masih bekerja sampai hari ini," katanya.
Tak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan akan ada penambahan alat berat disertai material pasir dan batu (sirtu) agar jalan bisa dilewati dengan motor dulu. "Sementara bantuan yang diberikan Jokowi meliputi 6.000 paket sembako. Sesuai jumlah KK yang dilaporkan ada 6.000 jadi ada 6.000 paket sembako untuk warga korban," jelasnya.
(wib)