Bupati Banyumas Resmikan Penggunaan Aspal Hotmix Campur Limbah Plastik

Jum'at, 27 Desember 2019 - 17:12 WIB
Bupati Banyumas Resmikan...
Bupati Banyumas Resmikan Penggunaan Aspal Hotmix Campur Limbah Plastik
A A A
PURWOKERTO - Bupati Banyumas Achmad Husein meresmikan penggunaan aspal hotmix campur limbah plastik saat pembangunan ruas jalan Kedungwuluh Lor Panusupan, Jumat (27/12/2019). Pilot project penggunaan aspal campur limbah plastik perdana ini untuk mengurangi sampah plastik yang ada di Banyumas.

Bupati Banyumas mengatakan, untuk mengatasi masalah sampah, telah dibuat sistem dan berharap semua mendukung dengan baik sesuai dengan tupoksi. Dia berharap program aspal hotmix campur limbah plastik ini sukses.

“Bilamana perlu saya akan memaksa, pada 2020 semua jalan hotmix yang menggunakan dana APBD Banyumas, mau tidak mau harus menggunakan aspal hotmix campur limbah plastik. Apabila tidak menggunakan hotmix ini lebih baik ditunda dulu proyeknya,” kata Bupati

Bupati menambahkan pada 2020 sudah menyiapkan anggaran, sistem, dan alatnya, Jadi masyarakat Banyumas melalui KSM DPU, DLH semua bisa berkonstribusi agar pada 2020 tidak ada sampah plastik ke TPA. “Mungkin tidak bisa mulai Januari, tetapi April sudah mulai dan pada Mei seharusnya sampah plastik sudah tidak ada yang lari ke TPA,” katanya.

Hal itu juga perlu komitmen dari pengusaha Asphalt Mixing Plant (AMP) untuk terus menggunakan sampah plastik sebagai campuran. Mengingat Banyumas ada sekitar 95 ton plastik kresek setiap tahunnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Irawadi mengatakan proses pencampuran sampah plastik dengan aspal hotmix merupakan perintah Bupati Banyumas. Namun sampah plastik tersebut harus memenuhi spesifikasi tertentu, yaitu cacahan limbah plastik yang akan digunakan harus kering, bersih dan terbebas dari bahan organik dengan ukuran maksimal 9,5 mm.

“Pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan tambahan pada campuran beraspal panas adalah sebagai salah satu solusi bagi permasalahan limbah plastik yang merupakan wujud dari kepedulian terhadap lingkungan,” kata Irawadi

Dia menjelaskan penggunaan limbah plastik sekitar 6%, jadi dari kadar aspal 1 ton aspal membutuhkan 2,51 kg limbah plastik yang sudah dicacah. Dari segi ketahanan, meningkat 40 % lebih kuat terhadap deformasi dan retak lelah.

Uji coba limbah plastik yang digunakan masih berasal KSM Sampah yang ada di Purwokerto. Bahan limbah plastik yang digunakan dalam campuran beraspal panas dibatasi hanya untuk jenis kantong kresek (LDPE/Low Density PolyEthylene) yang telah melalui proses pencucian dan pencacahan.

“Pada 2020 DPU akan melaksanakan pembangunan jalan sepanjang 103 Km x 4 meter dengan dana kurang lebih Rp4 miliar dan diperkirakan menggunakan sampah plastik sebanyak 95 ton,” tambah Irawadi

Proses penambahan limbah plastik di Asphalt Mixing Plant (AMP) dilakukan melalui lubang kontrol pugmill. Untuk mempermudah pemasukkan limbah plastik caranya dikemas ulang perkantong dengan takaran berat per-batch campuran aspal.
(wib)
Berita Terkait
Era Prabowo Dimulai:...
Era Prabowo Dimulai: Pembangunan Tol Bogor–Serpong via Parung Gunakan Teknologi Plastik Cor dan Geotextile!
Gunakan Mortar Busa...
Gunakan Mortar Busa Ringan, Perbaikan Jalan TAA Dikebut
Siap Kontrak Jalan Daerah...
Siap Kontrak Jalan Daerah Rp7,2 Triliun, PUPR: Kita Bahagiakan Orang yang Tak Bisa Pakai Tol
Proyek Jalan Tol Baleno...
Proyek Jalan Tol Baleno Seksi 3 Dikebut, Ditarget Selesai Juni 2024
Pemilik Lahan Belum...
Pemilik Lahan Belum Sepakat Soal Harga, Pembangunan Jalan Baru di Padalarang Terhambat
Pembangunan Jalan Dinilai...
Pembangunan Jalan Dinilai Solusi Mudahkan Akses bagi Masyarakat
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
2 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
3 jam yang lalu
Infografis
Selama Ramadan, Penggunaan...
Selama Ramadan, Penggunaan Bahu Jalan Tol Dalam Kota Dimajukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved