Terkena Proyek Kereta Cepat, 88 Persen Lahan di Halim Sudah Dibebaskan

Jum'at, 06 Desember 2019 - 20:47 WIB
Terkena Proyek Kereta...
Terkena Proyek Kereta Cepat, 88 Persen Lahan di Halim Sudah Dibebaskan
A A A
JAKARTA - Proses pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGR) terhadap warga yang terimbas proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta - Bandung, di Tanah Galian, Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Jakarta Timur, hampir rampung.

Direktur Operasional PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT PSBI) Muhammad Nasyir mengatakan bahwa pembayaran UGR kepada warga akan rampung sesuai dengan target. Ia menambahkan bahwa proses prmbayaran UGR kepada warga di Tanah Galian sudah mencapai 88 persen.

"Sudah 88 persen. Insya Allah pembayaran Uang Ganti Kerugian kepada warga di Tanah Galian, Kelurahan Halim Perdanakusuma akan rampung sesuai dengan target," kata Nasyir di sela-sela agenda proses pembayaran UGR kepada warga, di BNI KCP Matraman, Jakarta Timur, Jumat (6/12/2019).

Direktur perusahaan pelat merah ini menerangkan bahwa proses pembayaran UGR kepada warga yang dilaksanakan hari ini sudah memasuki UGR yang ke 7, dengan rincian pembayaran UGR sebanyak 56 bidang bangunan. Sehingga dari total 248 bidang bangunan yang terdampak proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung, di Tanah Galian, hanya tersisa 28 bidang bangunan lagi.

"Masih ada sekitar 12 persen, 28 bidang lagi. Mohon doanya semoga secepatnya bisa kita proses untuk pembayaran UGR kepada warga yang belum sehingga bisa rampung sesuai dengan target," ucapnya.

Proses pembayaran UGR proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung kepada warga, yang dilaksanakan di kantor BNI Matraman, Jakarta Timur berjalan lancar. Sejumlah pihak terkait dilibatkan dalam proses ini, diantaranya, PT KCIC, PT PSBI, BPN Kota Jakarta Timur, Sudin Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Kota Administrasi Jakarta Timur dan BNI Kantor Kas Wijaya Karya.

Akwila Sihar Sihotang, salah satu warga yang menerima pembayaran UGR mengatakan, bahwa merasa puas dengan proses pembayaran UGR yang dilaksanakan hari ini. Pendeta dan tokoh masyarakat Tanah Galian ini menambahkan bahwa nilai pembayaran UGR sudah sesuai dengan harapan warga.

"Kami mendukung proyek nasional. Masyarakat puas dengan UGR ini. Nilai sesuai dengan harapan dengan dengan Undang-undang nomor 2 tahun 2012," ucap Akwila Sihar Sihotang usai menerima pembayaran UGR.
(ysw)
Berita Terkait
Tangis Warga Warnai...
Tangis Warga Warnai Pembongkaran Rumah oleh PT KAI di Bandung
Ganggu Mobilitas ke...
Ganggu Mobilitas ke IKN, Pemerintah Bakal Gusur 29 Rumah Warga Sepaku
Soal Penggusuran Rumah,...
Soal Penggusuran Rumah, Wanda Hamidah Diminta Tidak Bikin Fitnah
Ini Kata Sentul City...
Ini Kata Sentul City Soal Penggusuran Rumah Rocky Gerung
Tangis Ibu Rumah Tangga...
Tangis Ibu Rumah Tangga Pecah Terkena Teror Penggusuran Lahan dan Rumah di Medan
Isak Tangis Warnai Penggusuran...
Isak Tangis Warnai Penggusuran Rumah Warga Imbas Proyek Japek 2
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
26 menit yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
1 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
3 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
4 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved