Ngeri, 2 Warga Sambas Tewas Tertimpa Rumah Walet

Rabu, 04 Desember 2019 - 10:16 WIB
Ngeri, 2 Warga Sambas...
Ngeri, 2 Warga Sambas Tewas Tertimpa Rumah Walet
A A A
SAMBAS - Dua warga di Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat tewas tertimpa rumah sarang burung walet yang ambruk. Seorang warga lainnya terluka.

Kapolsek Pemangkat, Kompol Bagio menjelaskan bahwa rumah walet ambruk pada Selasa sore (3/12/2019). Rumah walet itu milik pengusaha ikan bernama Sutjipto. (Baca juga: Sarang Burung Walet Gagal Dikirim ke China)

Sedangkan lantai dasar disewakan untuk tempat tinggal. "Rumah ini disewakan sekitar bulan Maret 2019 kepada keluarga Tho Tjin," jelas Kapolsek, Rabu (4/12/2019).

Di rumah itu, Tho Tjin tinggal bersama istrinya Phiong Fui Khim, anaknya Desi yang masih berusia 14 tahun, serta seorang pembantu rumah tangga bernama Herlina.

"Jadi sebelum roboh, menurut pengakuan Phiong Fui Khim, dia mendengar suara runtuhan semen dari atas bangunan walet yang jatuh di atap rumahnya. Selanjutnya Phiong Fui Khim berusaha mencari tahu dengan keluar rumah," tutur Bagio.

Saat Phiong Fui Khim keluar rumah, tiba-tiba rumah walet langsung roboh menimpa huniannya. "Korban yang tertimpa bangunan adalah Tho Tjin, Desy, dan Herlina. Para korban saat kejadian ada di dalam rumah itu," ujarnya.

Warga dan petugas kemudian berusaha mengevakuasi korban yang tertimpa reruntuhan. Tho Tjin ditemukan sekira pukul 17.45 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Pemangkat. "Korban atas nama Tho Tjin mengalami patah lengan tangan kiri," jelas Bagio.

Sedangkan Desy ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB dalam kondisi tidak sadar. "Korban ini meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Pemangkat," ujarnya. (Baca juga: Ini Kunci Raup Untung Besar Budidaya Burung Walet)

Sementara korban Herlina ditemukan sekira pukul 18.30 WIB dalam kondisi meninggal di lokasi kejadian. "Semua korban langsung dibawa ke RSUD Pemangkat untuk dilakukan tindakan medis," tutur Bagio.

Kapolsek menyatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait robohnya rumah walet ini.

"Hasil pemeriksaan sementara, menurut pengakuan pemiliknya, bangunan tersebut dibangun kurang lebih 10 tahun yang lalu," katanya.
(shf)
Berita Terkait
Mentan Apresiasi Milenial...
Mentan Apresiasi Milenial Kalbar Kembangkan Sarang Burung Walet
Gegara Obat Nyamuk,...
Gegara Obat Nyamuk, Rumah dan Sarang Burung Walet Ludes Terbakar
Teknologi Budidaya Walet...
Teknologi Budidaya Walet Smart Pertama Dunia Resmi Dibangun
Selesai Dibangun, Pabrik...
Selesai Dibangun, Pabrik TEI Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja Lokal di Demak
Aktivis AGN Minta Kasus...
Aktivis AGN Minta Kasus Sarang Burung Walet Bengkulu Dibawa ke Pengadilan
Sidang Perusahaan Sarang...
Sidang Perusahaan Sarang Walet, Pemohon Cukup Puas dengan Keterangan Ahli
Berita Terkini
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
1 jam yang lalu
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
1 jam yang lalu
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
1 jam yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
3 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
5 jam yang lalu
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved