Perangi HIV/AIDS, Wakil Bupati Keerom Papua Sosialisasi ke Batas Negara

Minggu, 01 Desember 2019 - 20:19 WIB
Perangi HIV/AIDS, Wakil...
Perangi HIV/AIDS, Wakil Bupati Keerom Papua Sosialisasi ke Batas Negara
A A A
KEEROM - Peringatan Hari HIV/AIDS Sedunia yang jatuh 1 Desember diperingati berbeda oleh pihak Komisi Penanganan AIDS (KPA), Pemerintah Kabupaten Keerom, Papua dan pihak Satgas Yonif 173/ Satya Tama.

Perbedaan dengan perayaan sebelumnya adalah, digelarnya peringatan dengan aksi sosialisasi bahaya HIV AIDS, juga pemberian bantuan kepada warga di kampung yang berbatasan dengan Papua Nugini, yakni Kampung Skofro Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Papua.

Dipilihnya perayaan di kampung terluar Republik Indonesia ini, selain untuk menunjukkan kehadiran negara, juga karena di wilayah Distrik Arso Timur, termasuk di kampung ini adalah pengidap HIV/AIDS terbanyak di Kabupaten Keerom.

Jumlah keseluruhan penderita HIV/AIDS di Kabupaten Keerom adalah 260 orang per 31 Maret 2019, dan kasus terbanyak di Distrik Arso yakni HIV 64 orang dan AIDS 47 orang.

“Pengidap HIV AIDS di wilayah ini atas resiko seksual, termasuk adanya pusat ekonomi baru yakni adanya transaski seksual di daerah perkebunan. Pemahaman warga yang masih rendah terkait HIV/AIDS, dan interaksi dengan warga Papua Nugini, meski ini juga harus ada riset resmi," kata Wakil Bupati Keerom Piter Gusbager, Minggu (1/12/2019).

Mantan ketua KNPI Kabupaten Keerom ini mengaku jika gencarnya sosialisasi juga penting dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada warga, utamanya di wilayah perbatasan negara.

"HIV/AIDS ini tidak memandang siapa saja, semua orang beresiko, terlebih yang memiliki gaya hidup Hetero Seksual . Sosialisasi penggunaan kondom juga harus terus dilakukan, untuk menekan angka peneybaran virus yang mematikan ini. Ini tidak ada cara lain, selain kesadaran memeriksakan diri dan mengkonsumsi obat,” katanya.

Pihaknya juga berencana akan segera membentuk tim relawan HIV/AIDS di seluruh kampung yang ada di wilayah Kabupaten Keerom, yang diupayakan pada 2020 tim tersebut sudah terbentuk.

"Kita akan bentuk itu, mereka nanti akan menjadi bagian dari KPA untuk memantau dan mensosialisasikan serta melakukan tindakan atas para penderita HIV AIDS. Itu kita lakukan di tahun 2020 rencananya," sebutnya.

Selain kegiatan sosialisasi, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian sumbangan sembako, pemberian bibit mangga manis kepada tiga kampung diwilayah ini, termasuk pemberian pakaian layak pakai oleh Satgas Yonif 173/ST.
(nag)
Berita Terkait
Pandemi, Edukasi HIV/AIDS...
Pandemi, Edukasi HIV/AIDS di Papua Perlu Lebih Ditingkatkan
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
1 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
3 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
4 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved