Jamas Tosan Aji, Cara Buyut untuk Tidak Melupakan Sejarah

Minggu, 01 Desember 2019 - 05:00 WIB
Jamas Tosan Aji, Cara...
Jamas Tosan Aji, Cara Buyut untuk Tidak Melupakan Sejarah
A A A
Yayasan Al-Awaliyah Padepokan Nur Sedjati (YA PNS), Desa Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Majalengka, Jawa Barat, beberapa waktu lalu menggelar jamas tosan aji (mencuci benda pusaka).

Total ada 1.271.000 pusaka di yayasan pimpinan Suhenda yang dicuci dalam acara itu. Dari total jumlah, ada sekitar 144 jenis pusaka jenis keris, pedang, tombak, dan lain-lain. Dengan jumlah sebanyak itu, koleksi Suhenda yang biasa dipanggil Buyut itu dicatat oleh Original Record Indonesia (ORI) sebagai jumlah pusaka terbanyak.

Melihat koleksi yang dimiliki Buyut, mungkin akan mengundang anggapan dari banyak orang ke arah mistis. Kondisi tersebut sejatinya disadari sepenuhnya oleh Buyut. Tak ingin anggapan itu tumbuh subur, Buyut justru menggiring orang-orang untuk berpikir lebih logis.

Jamas tosan aji adalah cara Buyut mengajak masyarakat untuk tidak mengaitkan benda-benda yang dimilikinya dengan hal-hal berbau mistis.

"Tujuan pencucian pusaka adalah 'Jasmerah', jangan melupakan sejarah. Bahwasanya ini adalah peninggalan orang tua terdahulu yang patut dijaga. Mencuci ini salah satu contoh menjaganya agar tidak lekas rusak. Kami ambil ke logisnya, bukan mistis atau magic-nya," kata dia.

Anggapan mistis memang sangat terbuka lebar, jika melihat sepintas perlengkapan yang digunakan untuk proses mencuci benda-benda pusaka itu. Pantauan di lapangan, Buyut menggunakan jeruk nipis untuk membersihkan benda-benda kuno koleksinya itu. "Itu (jeruk) untuk memudahkan menghilangkan karat. Dulu kami menggunakan jerami, tapi sekarang dengan jeruk," jelas dia.

Buuyut berharap, ritual jamas tosan aji ini menjadi ikon Desa Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Majalengka, sehingga bisa menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri.
(zik)
Berita Terkait
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran...
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran Antasari yang Tangguh Melawan Belanda
Sejarah Baturusa, Tempat...
Sejarah Baturusa, Tempat Rusa Melahirkan Anak di Tengah Laut Mandailing Natal
Raden Sungging, Bangkit...
Raden Sungging, Bangkit dari Kubur Setelah Dibunuh Belanda dan Makamnya Dijaga Sepekan
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan...
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan Puluhan Buaya saat Menuju Demak
Pertarungan Pangeran...
Pertarungan Pangeran Purbaya Melawan Pasingsingan dan Berdirinya Masjid di Kalisoka
Syekh Maulana Muhammad...
Syekh Maulana Muhammad Asnawi, Tokoh Awal Penyebar Islam di Kebumen
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
44 menit yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
45 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
3 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
3 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
3 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
4 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved